19 Jun 2019 14:55

Vaksinator Terbatas, Vaksin Rabies di Sangihe Tetap Jalan

MyPassion
Yatris Tiala

MANADOPOSTONLINE.COM—Kasus rabies di Kabupaten Sangihe dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB). Hal ini disebabkan jumlah korban meninggal dunia berjumlah 7 orang.

 

Menanggapi hal ini, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Yatris Tiala mengatakan, sebelum Sangihe dinyatakan status KLB, pihaknya sudah melakukan vaksinasi. Sejak Januari 2019. "Setelah KLB, kami dari bidang peternakan terus melakukan vaksinasi di daerah kasus rabies dan seputarannya," ungkap Tiala.

Namun yang menjadi kendala, sambung Tiala, kurangnya tenaga vaksinator di bidang peternakan. Di mana sejauh ini hanya lima ASN dan dua Tenaga Harian Lepas (THL) yang turun ke lapangan untuk melakukan vaksinasi. "Dengan jumlah tenaga vaksinator terbatas, kami cukup kewalahan. Karena populasi hewan diperkirakan 10.000 ekor," ujarnya.

Sejak Januari sampai sekarang, lanjutnya, sudah 2.000 ekor tervaksinasi. Ini akan terus dilakukan dengan memprioritaskan daerah kasus serta seputarannya. "Terkait kurangnya tenaga vaksinator,  kami bidang peternakan sudah mengusulkan melakukan pelatihan untuk masing-masing desa satu orang tenaga vaksinator. Pemerintah daerah berupaya merealisasikan usulan rencana ini," tutup Tiala.(wan/gel)

Kirim Komentar