14 Jun 2019 10:02

FPIK Unsrat Gelar Purna Bakti

MyPassion
Dekan FPIK Unsrat Prof Ir Farnis Boneka MSc (kedua kiri) didampingi para senat bersama Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA (ketiga kanan) dalam acara purna bakti Prof Ir Siegfried Berhimpon MS M. AppSc PhD (ketiga kiri).

MANADOPOSTONLINE.COM - Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar sidang terbuka senat dalam rangka purna bakti Prof Ir Siegfried Berhimpon MS M. AppSc PhD di Auditorium Unsrat, Jumat (14/6).

Dekan FPIK Unsrat Prof Ir Farnis Boneka MSc menuturkan ada berbagai rasa dalam acara ini, yakni rasa haru, sukacita, syukur dan respek. Semua rasa itu sudah terpadu dan nampak serta kita boleh lihat bersama.

Dia melanjutkan, Prof Siegfried adalah alumni pertama FPIK Unsrat. Setelah berkerja selama 44 tahun Prof Siegfried telah menghasilkan kurang lebih tiga ribu alumni FPIK. "Atas nama segenap civitas akademika FPIK Unsrat mengucapkan terima kasih pada Prof Siegfried atas dedikasinya dalam dunia pendidikan," ujarnya.

Prof Farnis berpesan, pada semua dosen FPIK Unsrat yang masih bergelar master kiranya mengembangkan pendidikan. Karena program doktor itu hanya selangkah dari pandangan mata. "FPIK Unsrat tetap punya spirit sumikolah yang berkarya dalam bidang akademik," harap Prof Farnis.

"Tahun depan lima program studi (prodi) di FPIK Unsrat secara bertahap akan mendaftar akreditasi internasional. Prodi THP harus bekerja lebih keras agar ada penambahan jumlah guru besar. Ketika kita mencintai institusi ini, maka semuanya mulai hari ini harus bekerja lebih keras," tukasnya.

Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Kumaat MSc DEA menuturkan purna bakti sebagai aparatur sipil negara (ASN) adalah proses alami yang tidak bisa dihentikan oleh siapapun.

"Rutinitas selama 44 tahun Prof Siegfried Berhimpon dengan segala liku-liku, pernak-pernik, canda-tawa dan air mata sebagai seorang ASN pun harus berakhir. Status ASN boleh saja pensiun tetapi status sebagai warga masyarakat tidak boleh berhenti dalam kita mengabdi dan berkarya," katanya.

Prof Ellen menambahkan, dengan keahlian yang ada kami percaya Prof  Siegfried akan menjadi seorang profesional yang independen. Pada dasarnya lanjutnya,kesibukan tidak akan pernah berhenti, hanya berubah bentuk saja. Dengan citra diri yang positif berapapun usia kita nuansa positif akan terus tercipta ketika berjumpa dengan siapa saja.

"Jangan berhenti menciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk sesama," pesan rektor Unsrat pada Prof Siegfried.

Turut hadir Wakil wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM sebagai ketua Ikatan Alumni FPIK Unsrat, Wakil Bupati Sagihe Helmut Hontong SE, mantan Bupati Sangihe Drs Winsulangi Salindeho, Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara Prof Dr Ir Frans Ijong M Sc, ketua Ikatan Keluarga Indonesia, Sitaro, Sagihe dan Talaud Prof Urbanus Naharia. (lin)

Kirim Komentar