14 Jun 2019 08:57
KPU Minsel: Kami Diminta Perbaiki DA1 Kecamatan Maesaan

Tok..tok...tok! Putusan Bawaslu RI Hitung Ulang Suara di Minsel

MyPassion
Suasana sidang gugatan hasil pemilu untuk Kabupaten Minahasa Selatan, di Bawaslu RI, kemarin.

MANADOPOSTONLINE.COM—Sidang pengambilan keputusan terkait indikasi kecurangan dan kesalahan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dilaksanakan Kamis (13/6), kemarin. Keputusan yang dikeluarkan Bawaslu dalam sidang tersebut antara lain menyatakan adanya kesalahan administratif di Kecamatan Maesaan.

 

Bawaslu RI pun memerintahkan KPU Minsel mengadakan perbaikan dan penghitungan suara ulang di kecamatan tersebut. Indikasi kecurangan yang terjadi di Kabupaten Minsel merugikan salah satu calon dari Partai Golkar. Yaitu Dr Jerry Sambuaga. Sebab adanya perbedaan antara C1 dari Situng KPU dan data DA 1 serta DAA 1.

Irwan Lalegit SH selaku penggugat memberikan pernyataannya. “Hasil ini menandakan memang terbukti adanya pelanggaran administrasi di KPUD Minsel, kita wajib mengawal perhitungan ulang dan perbaikan tersebut,” ujar pengacara hukum pemohon.

Klinten Kewo, salah satu warga Minsel mendukung putusan Bawaslu ini. "Saya mendukung proses yang sedang dilaksanakan di Bawaslu RI dan saya berharap semua pihak menuruti hasil sidang. Sehingga tercipta pemilu jujur dan adil di Sulawesi Utara. Khususnya di Minahasa Selatan," ujar Kewo.

Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga membenarkan telah menerima hasil putusan Bawaslu RI. "Jadi benar hasil putusan Bawaslu RI bahwa kami pihak KPU Minsel diminta memperbaiki DA1 Kecamatan Maesaan. Keputusannya hanya itu, tidak ada perhitungan hasil perolehan suara atau juga PSU," ujarnya saat dihubungi, Kamis (13/6).

Sambuaga mengatakan, sebelum menindaklanjuti keputusan yang diberikan, pihaknya akan mengambil langkah konsultasi terlebih dahulu.

"Kita tentunya harus konsultasikan ini dengan KPU RI. Karena dikeputusan itu kita hanya diminta untuk perbaiki DA1 Kecamatan Maesaan berdasarkan satu Plano. Tapi memang kita akan lihat itu di enam TPS di Maesaan. Nanti setelah konsultasi itu, kita akan lihat untuk laksanakan, yang pasti kita akan tindak lanjuti putusan itu sebelum batas waktu yang diberikan," tukasnya.(rgm/gel)

Kirim Komentar