14 Jun 2019 13:07

Proyek Ratusan Juta Dinilai Asal Jadi, Vertical Garden Coreng Keindahan Kota Bunga

MyPassion
Kondisi VG di salah satu ruas jalan utama Kota Tomohon, nampak pot bunga layu, kering dan mati. (Jul/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM-Satu hal yang terbersit jika kita berpelesir ke Kota Tomohon. Pasti, keindahan alam dan taburan bunga yang memanjakan mata.

Disayangkan, hal tersebut sepertinya sirna dengan kehadiran proyek vertical garden (VG, red) ala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Daerah Kota Tomohon, yang dinilai warga Kota Bunga asal jadi.

Padahal, sekira ratusan juta anggaran APBD tersita untuk membiayai proyek yang tersebar di sejumlah titik strategis Kota Religi ini. Terpantau, di beberapa titik sepanjang ruas jalan Kakaskasen Raya atau Manado-Tomohon. Tampilan VG terlihat kering dan tak terawat.


“Sebenarnya program ini bagus, apalagi mempertegas Tomohon sebagai Kota Bunga. Tapi, bukan asal-asalan seperti ini juga, banyak bunga di dalam pot yang tidak lagi terurus dengan baik. Kering, malahan di beberapa tempat ada yang tidak lengkap lagi,” sembur Pemerhati Kota Tomohon Sibayak Telah.

“Apalagi proyek ini  baru dikerjakan akhir tahun lalu. Harusnya kondisinya masih prima, apalagi jelang TIFF. Promosi dan pemasaran iven pariwisata yang masuk kalender nasional ini, bisa-bisa kurang optimal, ini yang harus diperhatikan dinas terkait. Masa tunjuk kontraktor yang kompeten saja tidak bisa, atau jangan-jangan ada permainan di dalamnya?," timpalnya lagi.

Hal ini tentu tidak berbanding lurus dengan,  cita-cita Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE AK dan Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan, dalam mendorong  Tomohon sebagai kota destinasi pariwisata dunia. Tak tanggung-tanggung, miliaran rupiah dikucurkan guna mewujudkan impian tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Perkim Enos Pontororing saat dikonfirmasi mengungkapkan,  pihaknya tengah melaksanakan pergantian material bunga di beberapa titik VG yang ada di Kota Tomohon.

"Sudah mulai diganti kok, oleh pihak ketiga selaku pelaksana proyek ini," sebut dia. Diakuinya, meski pihak ketiga yang bertanggung jawab penuh soal optimalisasi VG di lapangan, tapi Perkim terus mengevaluasi kinerja kontraktor tersebut.

Bahkan, dirinya menjamin sebelum helatan TIFF digelar, proyek VG nantinya bisa kembali ke standar yang ditetapkan. Plus menambah kecantikan Kota Tomohon, yang siap menggelar TIFF di Bulan Agustus nanti. (jul)

Kirim Komentar