14 Jun 2019 13:20

Penumuan Mayat Gemparkan Terminal Tondano

MyPassion
Satreskrim Polres Minahasa saat melakukan olah TKP dikompleks Terminal Tondano, Kamis (13/6) pagi kemarin. (LERBY/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM--Aktivitas Terminal Tondano Kamis, (13/6) pagi, sekira Pukul 08.50 WITA digemparkan dengan penemuan mayat. Sesosok mayat tersebut teridentifikasi bernama Miftahor Arifin Wijaya, pria kelahiran Jember 6 Februari 1965.

 

Pria 54 tahun itu ditemukan tepat di depan rumah Keluarga Suatan-Nender, Kelurahan Wawolintouan, Kecamatan Tondano Barat.

Menurut saksi mata, Amang yang merupakan kondektur salah satu bus jurusan Tondano – Manado. Dirinya pertama melihat seorang lelaki yang tidak dikenal duduk di depan rumah Keluarga Suatan-Nender.

"Saya melihat korban sudah jatuh tersungkur di depan teras rumah dan mengeluarkan banyak darah dari mulut. Sontak saya kaget," ungkapnya.

Melihat kejadian tersebut, dirinya langsung melaporkan kejadian yang disaksikannya kepada Kepala Terminal Tondano, Donni Kuron.

"Mendengar kejadian itu. Kami langsung melaporkan kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Kepala SPKT Polres Minahasa," sebut  Kuron.

Setelahnya, Tim SPKT Polres Minahasa dan piket fungsi serta personil segera turun melakukan identifikasi dan olah TKP.

Dari hasil pengembangan di TKP. Pria tersebut bekerja sebagai karyawan swasta. Dan berdomisili di Kelurahan Singkil I Jalan Hasanudin Lingkungan IV, RW 004, Kota Manado.

“KTP ditemukan di dompet korban. Di dalamnya ada beberapa barang lain berupa uang sebanyak Rp. 2.037.000, obat jenis Antimo, minyak kayu putih, minyak urut 2 botol, serta kartu jaminan sosial atas nama korban,” jelas Kasatreskrim Polres Minahasa, AKP Muhamad Fadli.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi TKP, tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tindakan yang dilakukan, mendatangi TKP, mengamankan lokasi dan langsung mengolah  TKP, mencari saksi – saksi, membawa korban di rumah sakit Tondano,” terang mantan Kapolsek Tuminting ini.(tr-03/jul)

Kirim Komentar