13 Jun 2019 12:30

Usai Beraksi di 15 TKP, Residivis Pencuri Sapi Dibekuk Polsek Dimembe

MyPassion
Komplotan pencuri sapi saat diamankan di Polsek Dimembe, kemarin.(dok Polsek)

MANADOPOSTONLINE.COM—Komplotan spesialis pencuri sapi akhirnya berhasil dibekuk Polsek Dimembe, usai beraksi di Desa Laikit beberapa hari lalu. Komplotan pencuri hewan bernilai puluhan juta ini, terungkap setelah diketahui salah satu residivis doger (pencuri, red) sapi Fitri Rumondor (49) warga Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Manado bersama Piter Paduli (33) warga Desa Lopana 1, Kecamatan Amurang Timur Minsel, berada di Desa Laikit, Kecamatan Dimembe.

Keduanya langsung digelandang di Polsek Dimembe untuk dimintai keterangan. Berdasarkan keterangan keduanya, terungkap Suprianto Ambalao alias Opal (27) residivis warga Desa Kawangkoan Baru, David Sirap alias Eyes (25) Desa Koltem, dan Vera Runtu (35) Desa Kawangkoan Baru, Kecamatan Kalawat, dan Fadly Parengan alias Adi (24) Desa Paniki Atas, Kecamatan Talawaan adalah komplotan mereka yang sudah beraksi lintas kabupaten/kota.

Informasi yang dihimpun Manado Post, ketujuh pelaku yang sudah diamankan di Polres Dimembe ini memiliki peran masing-masing. Dan sudah beraksi di 15 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di Kabupaten Minut, Minsel, Kota Manado dan Bitung.

Kapolsek Dimembe AKP Edi Susanto SSos saat dikonfirmasi mengatakan, ketujuh diduga pelaku sudah diamankan. Sedangkan Riswanto Gole Alias Ade (35) warga Kelurahan Singkil 1 Lingkungan VI, Kecamatan Mapanget dan Maikel Kaeng Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala yang bertindak sebagai penadah hasil curian masih buron. Keterangan pelaku, sudah 12 sapi yang dibeli kedua penadah.

"Kami menerima laporan kehilangan sapi dari Abigael Dungus warga Desa Laikit, Kecamatan Dimembe, Senin (10/6) yang diikat di perkebunan. Dari hasil pengembangan Sat Reskrim Polsek Dimembe didapat informasi ada residivis pencuri sapi bernama Fitri Rumondor berada di Desa Laikit. Dari hasil interogasi, keduanya mengaku telah melakukan sejumlah pencurian sapi di beberapa tempat bersama empat teman lainnya yang saat ini sudah diamankan," beber Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iwan Toani, Rabu (12/6) kemarin.

Lanjutnya, bersama ketujuh tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti (babuk) 5 buah hp merek Samsung, Oppo dan Nokia, 3 unit kendaraan dan tali bekas ikatan sapi. Atas perbuatan yang mereka lakukan, tersangka diancam 7 tahun penjara.(ria)

Kirim Komentar