13 Jun 2019 12:28

Pengawasan BOS di Bitung Dimaksimalkan

MyPassion
Ilustrasi.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM—Triwulan II segera berakhir, pengawasan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan dimaksimalkan. Hal ini diungkapkan Les Gansa, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Bitung, Rabu (12/6).

 

"Setiap akhir triwulan dilakukan pengawasan penggunaan dana BOS di sekolah-sekolah oleh tim khusus pengawasan dana BOS, yaitu tim monev (monitoring evaluasi). Kalau SD dan SMP masih di bawah pengawasan Dinas Pendidikan Bitung. Tetapi untuk SMA langsung ada tim pengawas dari provinsi," katanya.

Terkait besaran dana BOS, menurutnya, tetap dihitung perbanyak siswa. "Kalau siswa lebih banyak di sekolah, sudah pasti dana bos lebih besar. Tetapi syaratnya siswa harus memiliki nomor induk siswa nasional (NISN) dan kartu keluarga (KK). Untuk siswa SD Rp 800 ribu/tahun dan SMP Rp 1 juta/tahun. Setiap tahun dibagi empat kali penyaluran dana BOS," jelasnya.

Hingga saat ini, dia mengklaim, tidak ada masalah dalam penyaluran dana BOS. “Lancar-lancar saja dan untuk penggunaan dana BOS dari pihak sekolah juga dapat diawasi sehingga tidak ada masalah yang terjadi,” katanya.

Namun jika nanti kedapatan ada sekolah menggunakan dana BOS tidak sesuai peruntukan, maka akan ada teguran serta sanksi tegas. “Tentunya sanksi sesuai undang-undang," lanjutnya.

Terpisah, Ketua Pengawas SMP Bitung Johnly Polii mengatakan, memang belum ada masalah terkait penggunaan dana BOS. "Selama ini dana BOS untuk SMP tidak ada masalah. Kami juga akan melakukan pengawasan ke SMP-SMP di Bitung dekat-dekat ini, mengingat triwulan II akan berakhir," katanya.(ctr-61/can)

Kirim Komentar