13 Jun 2019 13:47

Lebaran Ketupat Jaton, Momen Pererat Silaturahmi

MyPassion
Jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa dipimpin Bupati Royke O Roring bersilaturahmi ke salah satu warga Jaton, di perayaan Hari Raya Ketupat, Rabu (12/6) kemarin.(Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Perayaan Hari Raya Ketupat menjadi momen spesial bagi masyarakat Minahasa, utamanya yang berada di Kelurahan Kampung Jawa Tondano (Jaton) setiap tahunnya. Terpantau, Rabu (12/6) kemarin, setiap rumah warga dipadati para pengunjung yang hendak bersilaturahmi.

Perayaan ini jadi tradisi turun-temurun warga Jaton yang terus dipelihara, bahkan sejak ratusan tahun silam.

"Perayaan Lebaran Ketupat di Kampung Jawa Tondano sudah dilaksanakan turun-temurun sejak zaman Kyai Modjo dan para pengikut Pangeran Diponegoro saat pengasingan  dari Pulau Jawa ke wilayah Minahasa. Momen ini jadi sarana silaturahmi dan kami yakin terus menguatkan semangat persaudaraan, baik warga Jaton, Minahasa serta Sulut secara keseluruhan," ujar Umar Masloman, warga Jaton.

“Biasanya dalam Lebaran Ketupat ini disajikan ketupat bersama daging rendang serta opor ayam dan menu khas Jaton lainnya,” sambungnya lagi

Perlu diketahui, Lebaran Ketupat biasanya diadakan seminggu setelah perayaan Idul Fitri. Sebuah penanda kebahagiaan dari kemenangan di bulan Ramadan. Inilah ekspresi, wujud syukur atas berakhirnya Puasa Sunnah 6 hari Syawal.

Menopang pelaksanaan kegiatan ini, ratusan aparat kepolisian Polres Minahasa terlihat ambil bagian dalam proses pengamanan dan mengatur lalu lintas di seputaran Kelurahan Jaton.

“Khusus untuk Satuan Lalu Lintas diturunkan 42 personil ditambah personil Polres dan Polsek untuk mengatur arus lalu lintas serta pengamanan,” ungkap Kasat Lantas Polres Minahasa AKP Andrew Kilapong.

Menurutnya, dalam pengaturan lalu lintas pada pelaksanaan Lebaran Ketupat, kali ini.  Ada rekayasa dan perubahan jalur lalu lintas.

"Selain itu, kami arahkan warga dan pengunjung untuk lebih teratur dalam memarkirkan kendaraannya. Biar potensi terjadinya kemacetan dapat diminimalisir," pungkas Kilapong.(tr-03/jul)

Kirim Komentar