13 Jun 2019 13:09

Kepala Disdik Sitaro: Penggunaan Dana BOS Wajib Tepat Sasaran

MyPassion
Robert Kahiking

MANADOPOSTONLINE.COM—Alokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang mencapai angka miliaran rupiah, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di suatu daerah.

Seperti hal nya yang diharapkan Pemerintah Bumi Karamando.  Diungkapkan Kadis Pendidikan Robert Kahiking,  pentingnya analisa dan perencanaan dalam penyaluran dana BOS, yang tentunya memperhatikan seluruh komponen wajib. Sesuai dengan petunjuk teknis penggunaan dana transfer tersebut.

 "Jangan sampai Dana BOS ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan para pengelola atau pemegang kuasa anggaran. Apalagi memperkaya diri sendiri, bisa berurusan dengan hukum dan harus siap dengan konsekuensinya," lugas Kahiking.

Penyaluran dana BOS yang tepat semisal, pengembangan perpustakaan, menunjang kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler siswa, kegiatan ujian peserta didik, pembelian bahan-bahan habis pakai.

"Serta dapat diperuntukkan bagi langganan daya dan jasa, perawatan sekolah, pembayaran honorarium bulanan guru dan tenaga kependidikan honorer, pengembangan profesi guru, membantu siswa miskin," ujar dia.

Untuk penerimaan dana BOS dijelaskannya berbeda-beda, sesuai dengan tingkatan sekolah. Misalnya, siswa SD diberikan 800 ribu dan SMP 1 juta rupiah per siswa, dalam satu tahun.

"Jadi alokasinya bervariatif, tergantung jumlah siswa yang ada. Untuk SMK dan SMA sudah tidak diberikan, sebab dialihkan  ke provinsi," jelasnya," imbuhnya

Untuk itu, lanjut Kahiking, diharapkan seluruh pengelola yakni sekolah, dapat memenuhi seluruh item yang ada dalam juknis penggunaan dana BOS. "Sebab hal tersebut, bertujuan untuk pengalokasian yang tepat sasaran dan wajib dikelolah sesuai dengan aturan serta jelas pertanggungjawabannya," tandasnya.(drp/jul)

Kirim Komentar