13 Jun 2019 08:55

Begini Kronologi Kasus WNA Meninggal di Taman Laut Bunaken

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM--Kejadian nahas ini menimpa  Xie Wei (32), perempuan kelahiran Chongqing, Tiongkok. Ia meninggal karena tenggelam di Taman Laut Bunaken.

Korban datang bersama temannya atas nama Chen Yi dengan nomor paspor EB 7205534 ke Indonesia secara pribadi tanpa travel. Tapi memesan Travel Acas untuk ke Bunaken melalui website.

Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado Harman Takasiliang mengatakan, pukul 14.35 korban tetap dibawa oleh Sendi dan Anton, anggota Travel Acas Scuba Dive ke RS Siloam Manado.

“Pukul 15.53, korban tiba di rumah sakit. Kemudian langsung menuju ke ruang ICU yang diterima dokter jaga. Selanjutnya dilakukan tindakan pertolongan dan rekam jantung. Namun korban telah meninggal dunia,” beber Takasiliang, saat dikonfirmasi harian ini kemarin.

Pukul 21.45 WITA, jenazah korban dibawa ke RS Bayangkara untuk diotopsi guna mengungkap penyebab kematian korban. 15 menit kemudian, teman korban atas nama Chen Yi dengan nomor paspor EB 7205534, tiba-tiba tidak sadarkan diri karena shock dengan kejadian ini.

Takasiliang menambahkan, Pukul 22.30 jasad korban dimasukkan ke mesin pendingin RS Bhayangkara. “Untuk teman korban Chen Yi saat ini didampingi oleh orang Indonesia yang bisa berbahasa Mandarin bernama Johanes,” sambungnya. (tr-05/jul/gnr)

Berikut Kronologi Kejadian:

1. Korban bernama Xie Wei (32), perempuan kelahiran Chongqing, WNA Cina.

2. Pukul 14.00, korban bersama seorang rekannya dan dua anggota Travel Acas Scuba Dive yakni Sendi dan Anton hendak melakukan sesi foto bawah air.

3. Sesuai informasi korban sempat melepaskan life jaket (pelampung).

4. Ketika mau naik ke permukaan. Korban disinyalir tidak bisa naik lagi karena pingsan dalam air.

5. Melihat korban pingsan salah satu guide, yaitu Sendi berusaha memberikan pertolongan dengan menaikkan korban ke atas kapal motor.

6. Korban pun langsung dievakuasi ke RS Sakit Siloam Manado pukul 12.53.

7. Pukul 15.53, korban tiba di rumah sakit. Kemudian langsung menuju ke ruang ICU yang diterima dokter jaga. Selanjutnya dilakukan tindakan pertolongan dan rekam jantung. Namun korban telah meninggal dunia.

8. Pukul 21.45, jenazah korban dibawa ke RS Bayangkara untuk diotopsi guna mengungkap penyebab kematian.

9. Pukul 22.30 jasad korban dimasukkan ke mesin pendingin RS Bhayangkara.

*Sumber: Keterangan Imigrasi Manado, Diolah

 

Kirim Komentar