13 Jun 2019 08:35

Ada Ribuan Lembaga Pendidikan, GMIM Pengaruhi Kualitas Pendidikan Sulut

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) kembali merayakan HUT ke-188 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen (PI/PK) 12 Juni kemarin. GMIM sendiri memiliki 1.022 lembaga pendidikan. Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Perguruan Tinggi.

Dengan memiliki kekuatan lembaga pendidikan sebanyak itu, banyak kemudian yang meragukan pengelolaan lembaga pendidikan GMIM yang cukup berpengaruh bagi naik turunnya kualitas pendidikan yang ada di Sulawesi Utara (Sulut).

Pengamat pendidikan Widdy Rorimpandey STP MPd mengatakan, organisasi gereja sebesar GMIM, seharusnya dapat mengelola lembaga pendidikan dengan mudah. Karena meski memiliki begitu banyak lembaga pendidikan namun GMIM juga memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang tak kalah baik.

“GMIM sebetulnya memiliki aset serta SDM yang mumpuni, tetapi kemudian hal tersebut tidak dapat dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Lanjutnya, kekuatan GMIM ada di jemaat-jemaat. Sehingga mendengarkan masukan serta usulan dari jemaat merupakan salah satu solusi yang mungkin bisa membantu, mengingat lembaga pendidikan GMIM tersebar di seluruh Jemaat yang ada di wilayah GMIM.

“Dalam memaknai HUT PI dan PK sebaiknya GMIM harus berbenah. Lebih khusus dalam segi pendidikan. Meningkatkan pengelolaan atau manajerial dari atas hingga ke bawah saya pikir dapat meningkatkan pelayanan pendidikan yang ada di GMIM, karena bicara memajukan lembaga pendidikan tentu intinya ada di pengelolaan dan siapa yang mengelola, tentu para pimpinan yang ada,” ungkapnya.

Dengan memiliki lebih dari 1.000 lembaga pendidikan GMIM sangat berpengaruh dalam memajukan pendidikan yang ada di daerah.

“Dengan pengelolaan lembaga pendidikan yang baik ditamba peningkatan cara belajar yang mampu menyesuaikan dengan era 4.0 atau era digital yang tentunya terkontrol, diharapkan dapat membantu peningkatan mutu pendidikan yang ada di Sulut," pungkasnya.

12
Kirim Komentar