12 Jun 2019 15:42

Serapan Anggaran Sitaro Jongkok, Semester I Baru 27 Persen

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM - Meski telah memasuki akhir semester pertama dalam Tahun Anggaran 2019, namun serapan APBD di Kabupaten Kepulauan Sitaro bisa dikategorikan jongkok.

Pasalnya, dari total Rp.665 Miliar APBD tahun ini, nominal yang baru diserap oleh keseluruhan OPD, tak lebih dari Rp. 184 miliar atau 27,7%.

Berarti,  masih ada sekira Rp.481 Miliar yang  terparkir di kas daerah Pemkab Bumi Karamando. Hal ini pun,  jauh dari target pemerintah daerah yang memperkirakan realisasi serapan anggaran mencapai 25% per triwulan, yang harusnya bisa mencapai angka, 50% saat ini.

Sekkab Sitaro Drs. Herry Bogar, MM, ketika diwawancarai terkait jongkoknya serapan anggaran tersebut menyatakan,  memang ada sedikit kendala di beberapa OPD, terkait program mereka yang menjadi temuan BPK beberapa waktu lalu.

 "Sehingga kita perlu mengkaji lebih dalam terkait realisasi setiap program, agar tidak menjadi kendala dan temuan BPK ke depannya lagi," tutur Bogar

Dirinya pun menampik jika kinerja seluruh OPD di Sitaro, lamban dalam mengeksekusi seluruh program. Lebih lagi, yang berkaitan dengan kelangsungan hidup orang banyak. Seperti, pendidikan, kesehatan dan penyediaan fasilitas umum.

"Bukan lambat, hanya saja kajian dalam pengeksekusian program kian ketat. Kita kejar bukan angkanya, tapi kualitas dari hasil program tersebut.  Selain itu, kita juga berkoordinasi dengan Pemprov, via Bapelitbangda, biar semua program yang dilaksanakan itu punya dampak berkelanjutan dan berkesinambungan," jelas dia.

Sementara itu, Bupati Sitaro Evangelian Sasingen, SE, mengatakan, meski ada beberapa program yang dikaji kembali, namun OPD wajib memacu jalannya rencana kerja yang sudah matang.

"Artinya, kan ada program yang sudah tidak perlu dikaji, jadi langsung dijalankan saja. Jangan menunda pekerjaan, apalagi ini sudah memasuki masa berakhirnya semester satu," timpalnya. (don/jul)

Kirim Komentar