12 Jun 2019 15:46

OMG! Virus Rabies Tewaskan Seorang Bocah

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Virus rabies masih menjadi ancaman serius bagi warga Kabupaten Mitra. Ini menyusul adanya temuan warga yang meninggal akibat gigitan anjing di Kecamatan Silian Raya, 1 Juni lalu.

 

Bocah malang tersebut bernama Imanuel Djungkilap (6), merupakan  Warga Desa Silian Utara, Kecamatan Silian Raya. “Memang benar ada temuan warga yang meninggal akibat rabies. Korban yakni Imanuel Djungkilap (6) asal Desa Silian Utara, Kecamatan Silian Raya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mitra Helni Ratuliu, Selasa (11/6).

Menurut Helni, sebelum meninggal korban sempat dilarikan ke Puskemas setempat untuk perawatan. Namun karena kondisi sudah cukup parah, sehingga dilarikan ke RS Noongan Langowan. Kemudian saat bakal dirujuk ke RS Kandou nyawa korban sudah tak tertolong, karena kondisinya sudah masuk stadium akut.

"Jadi korban mendapat gigitan kemungkinan sudah dalam selang waktu beberapa minggu sebelumnya. Apalagi korban sama sekali tak memberitahukan keluarga. Sehingga keluarga korban juga tak mengetahui dan tak melapor ke puskesmas pada saat usai digigit," jelasnya.

Untuk saat ini, menurut Ratuliu, pihaknya sudah melakukan vaksinasi terhadap orang yang terkontak dengan korban. “Mulai dari keluarga korban hingga petugas yang menangani korban beberapa saat sebelum korban meninggal,” tandas Ratuliu.

Kepala Puskesmas Kecamatan Silian Raya dr Mobilani Sandag turut membenarkan, nyawa korban sudah tak tertolong akibat sudah dalam kondisi akut.

"Dari pengakuan orangtua korban bahwa korban sama sekali tak memberitahu kalau dirinya digigit anjing. Bahkan pihak keluarga mengetahui korban sudah terinfeksi rabies melalui gejala. Dan pada saat itu korban saat ditanyai langsung mengaku bahwa sempat digigit anjing," ungkapnya.

Sementara itu,  Camat Silian Hersi Tuuk, pemerintah kecamatan silian berkoordinasi dengan Dinas terkait langsung melakukan pencegahan penyebaran virus rabies.

“Usai adanya temuan warga meninggal karena rabies, langsung kami lakukan pencegahan penyebaran. Terutama melakukan vaksin terhadap orang sekitar korban dan juga hewan-hewan yang berpotensi rabies," terangnya.

Adapun untuk Dinas Pertanian melalui bidang peternakan langsung bergerak cepat. Dimana secepatnya langsung melakukan vaksinasi terhadap hewan berpotensi rabies.

"Sangat kami harapkan juga peran warga. Supaya bisa menyerahkan hewan peliharaan agar divaksinasi. Jangan terkesan malah hanya menyembunyikan. Karena ini juga untuk kebaikan bersama," terangnya.(CW-01/GNR)

Kirim Komentar