12 Jun 2019 15:44

Manoppo-Waroka Cs Kans Calon Sekkab

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM-Tiga bulan lagi, Sekkab Boltim Muhammad Assagaf akan mengakhiri jabatannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), setelah puluhan tahun mengabdi.

 

Nama pejabat yang akan menggantikan pun semakin kuat digaungkan. Birokrat hebat itu  pun mengaku sudah mengusulkan beberapa nama yang akan menggantikan posisinya pada bupati.

"Ada empat nama yang saya ajukan ke bupati, untuk menggantikan posisi saya sebagai Sekkab Boltim, (lihat grafis,red)," katanya.

Dia pun menekankan nama-nama tersebut dinilai sangat berkompoten dan memiliki kualitas kepemimpinan yang baik. Meskipun tidak memungkiri jika satu nama yang diajukan akan segera masuk masa pensiun tahun depan.

"Dari empat nama yang diusulkan ada satu yang pensiun tahun depan. Yakni Djainudin Mokoginta. Sehingga tiga kandidat lainnya berpeluang menjadi devinitif Sekkab Boltim. Tergantung siapa nantinya yang akan dipilih oleh gubernur melalui usulan bupati," jelasnya.

Dia menekankan, menjadi sekkab harus mampu menjalankan tugas dengan baik. Harus punya komitmen dan tekad kuat untuk mengedepankan urusan daerah dibandingkan hal lain. Dia pun berpesan bagi sekkab baru yang nantinya bertugas untuk mempertahankan opini WTP dari BPK yang sudah enam kali diraih Pemkab Boltim.

Selain itu katanya, dapat memaksimalkan perputaran roda ekonomi, meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, serta hal lain guna menjadikan Boltim menjadi daerah yang terus maju dan sejajar dengan daerah lain.

"Menjadi sekkab itu tidak mudah. Semakin tinggi jabatan yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab kita. Saya berharap siapapun nantinya akan menggantikan saya, mampu membawa perubahan positif untuk Boltim," harapnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Robi Mamonto menekankan, jabatan sekkab adalah kewenangan pimpinan. "Jika ada jabatan lain yang kosong pasti akan segera diganti. Tapi untuk sekkab itu kewenangan pimpinan," katanya.

Sementara itu, salah satu pejabat yang diusulkan, Sony Waroka ketika dimintai keterangan enggan berkomentar lebih. Sebagai seorang birokrat dia hanya ingin bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan. "Itu adalah kewenangan pimpinan. Yang pasti saya akan terus bekerja," tekannya.

Senada disampaikan Oskar Manoppo. Pakar keuangan Boltim itu pun menegaskan jika dirinya akan menghormati setiap keputusan yang diambil pimpinan.

"Masih belum tahu. Semua tergantung atasan. Intinya semua kepercayaan yang diberikan pasti akan dijalani dengan baik dan penuh tanggung jawab, untuk kemajuan Boltim," tandasnya. (tr-01/ite)

Kirim Komentar