12 Jun 2019 15:35
Akibat Terlibat Lakalantas

Libur Panjang, 13 Warga `Berakhir` di Jalan

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Data yang dihimpun Jasa Raharja Manado, sepanjang libur Idul Fitri, ada 13 warga yang tewas akibat lakalantas. Sebagian sudah mengurus klaim asuransi.

 

Menurut Kepala Unit Operasional Jasa Raharja Manado Lumalo Marajuang, angka ini cukup tinggi. “Diharapkan pengguna jalan makin hati-hati dan mematuhi rambu lalulintas untuk mengurangi angka kecelakaan,” katanya.

Pengamat transportasi Sulut Semuel YR Rompis mengatakan, umumnya kecelakaan lalu lintas diakibatkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Menurut dia, masih banyak masyarakat lalai mengemudikan kendaraan ataupun melakukan perjalanan dengan kendaraan.

"Tidak menggunakan atau membawa alat keselamatan dalam berkendara, kelayakan kendaraan kadang juga tidak diperiksa dan sebagainya," ungkapnya.

Ketua Jurusan Teknik Sipil di Fakultas Teknik mengungkapkan, setiap pengemudi wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

"Yang dimaksud konsentrasi adalah penuh perhatian dan tidak terganggu perhatiannya. Karena sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon, atau menonton televisi atau video yang terpasang di kendaraan. Atau mengonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan. Sehingga memengaruhi kemampuan dalam mengemudikan kendaraan," sebutnya.

Dia mengimbau,  masyarakat berkendara menggunakan alat keselamatan dan mematuhi semua aturan lalu lintas. “Menggunakan alat keselamatan dalam berkendara bukan karena takut ditilang polisi, tetapi untuk melindungi diri dari hal-hal yang tidak diingatkan. Itu harus ditanamkan. Sehingga kesadaran masyarakat akan bertumbuh,” pungkasnya. (tr-05/gel)

Kirim Komentar