12 Jun 2019 09:35

Lagi, Nilai Tukar Petani di Sulut Terjun Bebas

MyPassion
Profesi petani tak lagi diminati kalangan muda, menyusul dengan hasilnya yang dianggap kurang memberikan jaminan masa depan. (Jul/MP)

MANADOPOSTONLINE.COM—Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulawesi Utara Bulan Mei, Tahun 2019 kembali terkoreksi. Kali ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut melabel NTP di angka 93,85 persen.  Atau mengalami penurunan 0,78 persen dibanding bulan April 94,60.

 

Dikatakan Kepala BPS Sulut Ateng Hartono, kondisi ini disebabkan oleh kenaikan harga bahan konsumsi rumah tangga.

Nilai NTP secara tahun kalender (ytd, red) mengalami penurunan 1,60 persen, dan secara tahun ke tahun (yoy) juga turun 1,07 persen,” ungkap dia.

Meski begitu, ada sedikit kabar gembira bagi petani. Dari penelitian dan survey pihaknya,  untuk Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) di Bulan Mei.

Justru mengalami kenaikan, meski tipis sebesar 0,41 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 106,72 di Bulan April menjadi 107,15 di Bulan Mei.

“Namun, secara geografisnya,  di wilayah perdesaan Sulut justru terjadi inflasi 1,58 persen. Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan yang mencapai 3,25 persen,” bebernya.

12
Kirim Komentar