12 Jun 2019 09:14

Aduh!! Penumpang Pesawat di Sam Ratulangi Terus Menurun

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Presentasi penurunan penumpang pasca mudik dan arus balik Lebaran 2019, terus bertambah. Sebelum puncak arus balik, atau Jumat (7/6) pekan lalu. Sekira 24 persen penurunan penumpang yang menggunakan jasa angkutan udara.

 

Kini, hingga H+4 atau tanggal (10/6) lalu. Persentase penurunan penumpang kian bertambah, total masyarakat yang menggunakan ‘burung besi’ mulai dari h-7, hingga H+4 berkurang 29 persen jika dibandingkan dengan mudik Idul Fitri tahun sebelum (lengkap lihat grafis, red).

Tak hanya penumpang, pergerakan pesawat dan traffic kargo. Sudah pasti ikut terkoreksi. Untuk pesawat sendiri, tercatat di Posko Terpadu Lebaran 2019 Bandara Sam Ratulangi Manado, sebesar 21 persen untuk pergerakan pesawat. Sementara, kargo masih sedikit lebih baik, hanya terkoreksi 8 persen saja.

Dikatakan General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus Gandeguae melalui Airport Duty Manager I Made Sumardika, penurunan penggunaan jasa angkutan udara.

Efektif terjadi sejak Bulan November 2018. Pasca kenaikan tiket pesawat kali pertama, terlebih dengan diberlakukannya bagasi berbayar oleh maskapai premium.

“Ini yang membuat masyarakat seperti shock dua kali, belum lama dikenakan kenaikan tiket. Tak lama berselang, bagasi pun tak lagi gratis. Fenomena penurunan ini, sudah berlangsung sejak  dua bulan terakhir tahun lalu, makin lama makin turun,” ungkap dia.

Tak heran, jika makin selektifnya pengguna jasa angkutan udara ini. Lanjutnya, berdampak pada kelangsungan sektor yang berkaitan lainnya. Sebut saja, perhotelan dan sektor jasa. Makin tingginya harga tiket pun, kata dia, disebabkan enggannya penyedia jasa untuk menjual tiketnya di kisaran Tarif Batas Bawah (TBB).

Kecenderungan maskapai dan pihak travel, menjual tiket di atas rentang TBB atau hampir mendekati maksimal Tarif Batas Atas (TBA). 

12
Kirim Komentar