10 Jun 2019 10:11

Kader Wajib Amankan Instruksi Partai

MyPassion
Franky Wongkar

MANADOPOSTONLINE.COM—Tensi politik kembali memanas. Jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 di tujuh kabupaten/kota dan pemilihan gubernur.

 

Kader PDI Perjuangan diminta tetap tenang. Sembari menunggu tahapan penetapan calon. “Tahapan masih berjalan. Setelah penetapan pileg, kita segera fokus di Pilkada. Kader-kader diminta tetap tenang sembari menanti putusan siapa yang akan diusung PDI Perjuangan di Pilkada 2020 nanti,” kata Sekretaris PDI Perjuangan Sulut Franky Wongkar. Diakuinya, wajar jika pembicaraan tentang Pilkada 2020 mulai memanas di masyarakat. Terutama di lingkup kader banteng.

“Artinya masyarakat kita mulai melek politik. Bahkan sudah ada yang mencuatkan calon pilihannya untuk Pilkada nanti,” tukasnya. Hanya saja dia meminta para kader tetap menghormati putusan partai dan menanti dengan sabar, serta tetap menjaga persatuan.

“Aturan di PDI Perjuangan jelas. Kader wajib mendukung siapapun calon yang sudah ditetapkan DPP PDI Perjuangan. Selain mendukung, harus menangkan. Karena apa yang diputuskan DPP sudah melalui mekanisme partai,” tegasnya.

Diketahui pada 2020 nanti, PDI Perjuangan akan menghadapi tujuh Pilkada dan pemilihan gubernur. Partai yang dipimpin Olly Dondokambey ini bertekad sapu bersih.

Apalagi PDI Perjuangan berhasil menang besar di pileg baru-baru ini. Yang membuat mereka kian kuat. Karena mendapat kursi terbanyak di 10 kabupaten/kota dan DPRD provinsi. Termasuk mengutus tiga kadernya ke DPR RI.

Kemudian PDI Perjuangan dibekali dengan kader yang menguasai empat daerah. Yakni Minahasa Tenggara, Minahasa, Bolmong Selatan, dan Sitaro. Plus, incumbent gubernur dan wakil gubernur berasal dari PDI Perjuangan. Di samping itu, banteng juga menempatkan sejumlah kadernya di papan dua.(gel)

Kirim Komentar