10 Jun 2019 08:39
Jojo Menangi All Indonesia Final di Australia Terbuka

Juara Bersama Untuk Indonesia

MyPassion
JUARA BERSAMA: Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie (kanan) mengajak Anthony Sinisuka Ginting sama-sama mengangkat trofi Australia Terbuka 2019, Minggu (9/6) kemarin. (Dok. PBSI)

SYDNEY—Jonatan Christie sukses menjuarai Australia Terbuka 2019 usai mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting lewat rubber game.

Bermain di Quaycentre, Sydney, Minggu (9/6), Jojo berhasil memenangi gim pertama dengan skor 21-17. Anthony Ginting sempat menyamakan kedudukan usai berbalik menang di gim kedua 21-13.

Pertandingan terpaksa dilanjutkan ke babak rubber game usai hasil imbang 1-1. Pertandingan seru tersaji di gim ketiga yang akhirnya mampu dimenangkan Jonatan dengan skor 21-14. Dengan demikian, Jojo berhak menyandang gelar juara Australia Terbuka tahun ini. Sementara Anthony Ginting harus puas mengakhiri turnamen di posisi runner up.

Sementara itu,  Jonatan Christie untuk kali pertama berhasil memenangkan dua turnamen individu berturut-turut di sepanjang kariernya. Setelah juara di Selandia Baru, Jojo sukses menjuarai Australia Terbuka 2019.

Kedua, Jonatan menjadi tunggal putra Indonesia yang pertama memenangi Australia Terbuka sejak satu dekade terakhir. Kali terakhir tunggal putra Indonesia menang di Australia Terbuka 2009. Ketiga, Jojo mengikuti jejak Kento Momota yang sukses membalas kekalahan dari Anthony Ginting sebelum menuai kekalahan di laga final sebelumnya.

Keempat, Kemenangan di Australia Terbuka membuat Jojo unggul head to head atas Anthony Ginting. Jojo kini tercatat meraih tiga kemenangan dari total lima pertemuan melawan Ginting. Terakhir Juara Australia Terbuka mengantar Jonatan ke ranking tujuh dunia. Ini menjadi peringkat tertinggi Jojo di level dunia sekaligus menahbiskan diri sebagai tunggal putra nomor satu Indonesia.

Diketahui, Jonatan Christie berhasil merebut gelar juara Australia Terbuka 2019 di nomor tunggal putra usai mengalahkan kompatriotnya, Anthony Ginting. Jonatan yang mencoba bermain agresif sempat unggul hingga 6-0 di awal gim pertama. Namun, Anthony Ginting mampu memperkecil kedudukan dengan selisih tiga angka sebelum dipaksa menyerah 21-17.

Ginting mencoba bangkit di gim kedua. Sempat unggul 3-1 namun pengembalian bola yang tidak akurat sering kali menguntungkan Jojo untuk membalikkan skor menjadi 7-3. Pertandingan seru tersaji ketika Ginting mengembalikan keunggulan 11-9 di pertengahan gim kedua. Jojo dibikin kewalahan hingga terpaksa menyerah 13-21 dari Ginting.

Hasil imbang memaksa pertandingan dilanjutkan ke gim ketiga. Jojo dan Ginting sama-sama bermain ngotot dan menghasilkan skor ketat, 1-2, 5-5, 6-6, hingga akhirnya Jojo menutup kemenangan dengan skor 21-14. Kemenangan ini membuktikan Jojo lebih unggul head to head atas Ginting. Kini, Jojo mencatat tiga kemenangan dari total lima pertemuan melawan Ginting di semua ajang.

Jonatan Christie mengakui sempat kendor melawan Anthony Ginting. "Di game kedua, saya sempat memimpin tapi Anthony lebih berani membalikkan keadaan, bisa menaikkan mood-nya, dan tetap semangat. Saya di game kedua sudah leading tapi kendor, makanya nggak mau kejadian lagi di game ketiga, jadi dari semangatnya dulu ditingkatkan lagi di awal game ketiga," kata Jonatan seperti dikutip laman PBSI.

"Mungkin kali ini rezeki saya, yang berlalu biar berlalu, sekarang saya fokus ke depan. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Apalagi di depan ada Indonesia Open sebulan lagi," sambungnya. Ini merupakan gelar kedua Jonatan di tahun 2019 setelah sebelumnya juga sukses menjadi juara Selandia Baru Terbuka Super 300. Kemenangan ini punya makna besar bagi Jonatan yang hanya tampil sekali di Piala Sudirman 2019.

“Saya berharap bisa lebih enjoy lagi mainnya dan menikmati setiap pertandingan saya. Kuncinya adalah percaya dengan apapun yang sudah kita lakukan, percaya dengan apa yang akan kita lakukan dan percaya dengan yang sedang kita lakukan saat ini. Ini maknanya besar sekali untuk saya," ungkap Jonatan.(gnr)

Kirim Komentar