08 Jun 2019 09:45

Tiket Turun, Arus Balik Diprediksi Menurun

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Bergejolaknya harga tiket pesawat berdampak signifikan bagi arus mudik Lebaran Tahun 2019. Penurunan paling tajam terjadi saat hari H.

 

Jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dari pintu Bandara Sam Ratulangi Manado turun sebanyak 47 persen dari tahun sebelumnya.

Diungkapkan General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Sam Ratulangi Minggus Gandeguae, melalui Airport Duty Manager I Made Suwardika, penurunan penumpang tersebut. Pastinya berdampak juga bagi sektor pariwisata Sulut.

“Orang sekarang lebih memilih mudik menggunakan angkutan umum yang lebih murah. Memang di Sulut belum keliatan, tapi kalau di Jawa, yang notebenenya rata-rata kota besar. Pastinya memilih angkutan yang jauh lebih hemat, kemudahan koneksi antar kota kan lebih baik di sana,” ungkap dia.

Ditambahkannya, jumlah pemudik tahun ini diprediksi tak lebih dari 100.000 orang. Kondisi mahalnya tiket pesawat pun diperparah dengan adanya indikasi penjualan, melebihi Tarif Batas Atas (TBA) yang ditetapkan pemerintah.

“Kalau tahun lalu, orang mudik Lebaran itu bisa sampai 200.000 lebih. Nah, sekarang paling tinggi itu paling 150.000. Penjualan tiket di atas TBA juga pernah kita temui, di outlet penjualan tiket manual di dalam bandara. Harusnya hal itu tidak bisa dilakukan. Kalau ketahuan Otoritas Bandara bisa di suspend itu,” lugasnya.

Sementara itu, dari maskapai Garuda Indonesia. GM Garuda Indonesia Branch Manado Mac Fee Kindangen, melalui Sales and Service Garuda Indonesia Manado Susan Wattimena menyatakan, kondisi penjualan tiket saat ini cenderung stabil. Progres kenaikan tiket beberapa waktu lalu. Tak serta merta menurunkan penjualan maskapai plat merah ini.

“Kalaupun ada yang jual tiket di atas TBA, itu pasti jualnya secara manual. Bukan di outlet, apalagi sekarang harga yang kita keluarkan itu, sama persis dengan yang tercantum di aplikasi penyedia tiket online. E-ticket kan sekarang, masyarakat juga harus bijak dalam memilih penyedia jasanya. Atau karena sudah diburu waktu, sehingga mungkin beli nya di calo atau personal,” ungkap dia.

Ia menyebutkan, harga jual tiket Jakarta-Manado untuk Minggu (9/6) atau puncak arus balik, dibanderol dengan harga Rp3.000.500 untuk Garuda kelas ekonomi. “Sementara untuk maskapai yang juga anak perusahaan Garuda, Citilink dijual lebih murah yakni, Rp.2.505.400,” bebernya.

Dari penyedia jasa travel pun, dari penelusuran media ini. Harga jual tiket pesawat maskapai menengah seperti Citilink dan Batik Air, dijual dengan harga yang tak jauh beda seperti harga di atas. Untuk Batik Air rute Jakarta-Manado dijual Rp.2.600.000.(jul)

Kirim Komentar