07 Jun 2019 13:24

Dua Pimpinan Dimediasi, Dualisme UKIT Diseriusi JS

MyPassion
Bupati James Sumendap yang juga alumni UKIT mempertemukan dua rektor, dari Yayasan AZR Wenas yaitu Profesor Mesak Ratag dan dari YPTK Pdt RAD Siwu.(Dok. Pemkab)

MANADOPOSTONLINE.COM—Masalah dualisme kepemimpinan di Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) mulai menemui titik terang. Hal ini menyusul dipertemukannya dua pimpinan universitas yang bernaung di bawah GMIM yakni Pdt Richard Siwu dari YPTK dan Prof Ratak dari yayasan AZR Wenas.

Upaya mediator kali ini dilakukan Ketua Alumni UKIT yang sekarang menjabat Bupati Mitra James Sumendap. Pertemuan tersebut berlangsung di Kediaman Bupati, di Ratahan Senin (4/5).

“Sudah lebih dari satu dasarwasa atau kurang lebih 13 tahun lamanya kita diperhadapkan dengan persoalan ini. Tugas saya adalah bagaimana menyatukan UKIT. Sebab sudah 4 kali Sidang Sinode dan saya harap ini bisa berujung baik,” ujar JS.

Menurut JS, perayaan HUT ke-188 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen, hendaknya menjadi momentum yang tepat. Dia pun berharap niat baik ini ikut ditopang oleh seluruh masyarakat khususnya warga GMIM. “Ini saya lakukan tanpa ada kepentingan pribadi. Tapi atas dasar kecintaan dan sayang saya terhadap UKIT. Saya bisa seperti ini juga karena UKIT,” ungkapnya.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Sumendap mengakui jika kedua pimpinan universitas punya keinginan yang sama dalam menyatukan UKIT. Sehingga dia sudah menyampaikannya ke Ketua BPMS GMIM serta dewan penyantun dalam hal ini Gubernur Sulut Olly Dondokambey. “Saya rencanakan minggu ini akan mengundang pengurus Yayasan AZR Wenas dan YPTK di Ratahan untuk membicarakan langkah strategis ke depan,” pungkas JS.(cw-01/gnr)

Kirim Komentar