06 Jun 2019 11:32

Mangala Lepas Peserta Pawai Takbiran

MyPassion
Denny Mangala saat melepas peserta pawai takbiran di depan Kodim 1302 Minahasa, Selasa (4/6) malam.(Dok Humas)

MANADOPOSTONLINE.COM—Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa DR Denny Mangala MSi, melakukan Pelepasan Peserta Pawai Takbir Malam Idul Fitri 1440 Hijriah, (4/6) di Kodim 1302 Minahasa.

Saat melepas pawai takbiran, Mangala menyatakan, sudah jadi kebiasaan warga muslim untuk mengekspresikan serta menyambut datangnya hari kemenangan. Setelah sebulan penuh melakukan ibadah puasa. Meski begitu, sudah selayaknya pelaksanaan pawai dilakukan, tetap berdasarkan aturan dan norma yang berlaku.

"Takbir ini juga sebagai tanda Minahasa aman dan damai dan diberkati Tuhan, khususnya di Tondano. Mari kita tunjukan, takbir ini bagian dari kebersamaan kita, saling mengasihi satu dengan yang lainnya, masyarakat yang cinta damai dalam tali persaudaraan, kita buktikan dalam pawai takbir ini,” sebut Mangala.

Pemerintah Kabupaten Minahasa juga berterima kasih kepada Forkopimda yang telah memasukkan ide – ide dan gagasan, guna menjaga serta memelihara kerukunan dan kedamaian di Tanah Minahasa.

“Harapan ke depan, marilah kita bergandengan tangan bersama dengan setiap komponen bangsa di Minahasa menjadi lebih aman dan lebih baik lagi,” tutup Mangala.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Minahasa AKP Andrew Kilapong menyatakan, pelaksanaan pawai kali ini diback-up dengan pelaksanaan Pam Rulakir. Hal ini, kata dia, telah sesuai dengan kesepakatan berdasarkan pertemuan dengan PHBI sebagai penyelenggara kegiatan Takbir Keliling 2019.

“Ada sekitar 450 kendaraan menurut panitia yang rencananya akan mengikuti pawai takbiran, terdiri dari 300 Roda dua dan 150 Roda empat, untuk mengantisipasi kemacetan  di sepanjang jalur pawai takbiran nanti, kami akan melakukan rekayasa lalulintas,” ujar mantan Kasat Lantas Minut ini.

Lanjutnya, karena ini merupakan kegiatan keagamaan, khususnya umat islam dalam rangka merayakan kemenangan. Diharapkan para peserta pawai untuk tetap tertib dalam berlalu lintas.

“Tetap menggunakan perlengkapan keamanan dalam berkendara, utamanya menggunakan helm dan sebisa mungkin jangan mengubah struktur kendaraan dengan menggunakan knalpot racing, agar tidak mengganggu kenyamanan peserta lainnya. Apalagi warga yang nantinya dilintasi,” pungkas Kilapong. (tr-03/jul)

Kirim Komentar