06 Jun 2019 09:21

Bijak Pilih Penyedia Layanan Jasa Keuangan

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgomalut selain sebagai regulator yang mengamati aktivitas operasional layanan jasa keuangan. Nyatanya, OJK juga menerima ‘curhatan’ dari para debitur yang mengalami masalah dengan perusahaan jasa keuangan yang dipilihnya.

Yang notebenenya, potensi masalah tersebut sejatinya bisa dihindari masyarakat, jika lebih bijak dalam menggunakan layanan jasa keuangan. Baik yang bersifat konvensional maupun bertipe aplikasi teknologi.

“Selang Bulan Januari-Mei,  kami telah menerima sekitar 195 aduan terkait layanan jasa keuangan. Mayoritas pengaduan berasal dari nasabah perbankan dan perusahaan pembiayaan. Lebih khususnya leasing, ini yang paling banyak,” ungkap Kepala OJK Sulutgomalut Slamet Wibowo.

Meski begitu, kebanyakan aduan yang diterima oleh pihaknya. Tak jarang kurang memenuhi persyaratan, dikarenakan sejumlah poin yang tak dimiliki pengadu.

Jadi kendala OJK untuk memberikan mediasi, baik yang berhubungan dengan bank, maupun perusahaan pembiayaan.

“ Padahal kunci pengaduan ini sebenarnya ada di konsumen atau masyarakat. Kaji dan teliti dulu surat perjanjian atau kontrak yang akan ditandatangani. Mereka (pengadu, red) ada yang keberatan saat menjalani masa pembiayaan, pun dengan denda jika terjadi keterlambatan pembayaran angsuran. Memohon agar ada kompensasi, jelas-jelas hal ini bersifat mengikat, dan OJK punya keterbatasan di situ,” paparnya sembari menambahkan jumlah pengaduan tersebut meningkat jika dibandingkan tahun lalu.

12
Kirim Komentar