04 Jun 2019 15:03

Warga Sejahtera Dapat Bantuan, PKH di Minahasa Disinyalir Mulai Tak Tepat Sasaran

MyPassion
Ilustrasi.(dok)

MANADOPOSTONLINE.COM—Bantuan pemerintah yang bertujuan memutus rantai kemiskinan dinilai mulai tak tepat sasaran. Masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Minahasa dirasa perlu untuk dikaji kembali.

Jhony Tangka  warga Desa Kasuratan, Kecamatan Remboken melihat perlu adanya peninjauan kembali pada setiap penerima PKH atau bantuan lainnya.

"Sebaiknya SKPD terkait ataupun camat dan hukum tua bisa mengecek kembali setiap penerima bantuan. Karena di lapangan sudah ada nama-nama yang sudah tidak layak dibantu," timpalnya, Senin (3/6) kemarin.

Ditambahkan warga Minahasa lainnya Roy Legoh, bantuan ini memang harus diverifikasi kembali. Menurutnya banyak yang sudah mulai tidak tepat sasaran. Pasalnya, keberadaan sejumlah warga, yang harusnya mendapatkan bantuan, justru diabaikan pemerintah.

"Ada keluarga yang sudah memiliki kendaraan roda empat masih mendapatkan bantuan, ini pilih kasih namanya, ada yang layak justru tak mendapatkan bantuan, ada apa ini?," serunya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Royke Kaloh saat dikonfirmasi Manado Post kemarin sore menyampaikan, memang verifikasi data akan dilakukan kembali. Namun kata dia, untuk verifikasi harus dimulai dari pemerintah desa. Karen dijelaskannya, jika ada nama-nama yang akan dikeluarkan dari daftar penerima dan digantikan penerima yang baru wajib melalui musyawarah di tingkat desa.

"Kita menunggu verifikasi awal di desa. Karena hukum tua lebih mengetahui nama-nama yang dianggap kurang mampu dan layak mendapat bantuan. Jika ada nama yang akan diganti, maka wajib ada musyawarah penetapan di Desa terlebih dahulu," jelas Kaloh.

Lanjut dia, pihaknya memang mulai melakukan verifikasi kembali. Karena dikatakannya, kalau ada masyarakat yang sudah cukup sejahtera perekonomiannya memang harus diganti dengan yang lebih layak.

"Verifikasi penerima ini memang sebaiknya rutin dilaksanakan. Guna melihat status ekonomi penerima. Jika sudah mulai membaik ekonominya dengan bantuan yang diberikan. Sudah harus diganti dan diberikan kepada yang lebih membutuhkan," tutupnya.(tr-03/jul)

Kirim Komentar