03 Jun 2019 12:21

Tatong: Bangun Tamansari Kebudayaan

MyPassion
Tatong Bara

MANADOPOSTONLINE.COM—Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi, harus terus diperjuangkan. Hal ini diungkapkan Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, ketika menjadi inspektur upacara (irup) di Hari Kelahiran Pancasila, di Lapangan Boki Hotinimbang, Sabtu (1/6). 

Menurut dia, keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. “Proses internalisasi sekaligus pengalaman nilai-niali Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Lanjutnya, sebagai negara bangsa yang inklusif dan tidak chauvisi diperlukan pengelolaan unit cultural dan unit politik secara dialektis. “Maksudnya, keberagaman yang ada secara alami dan cultural harus dikelola dan dikembangkan untuk membangun tamansari kebudayaan yang memungkinkan semua mahkluk hidup tumbuh sesuai dengan ekosistem yang sehat, di mana Indonesia dan Pancasila adalah rumah kita semua,” ujarnya.

Untuk itu katanya, diperlukan kesadaran dan pemahaman untuk saling menghormati, saling bekerjasama, bergotong royong dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. “Kondisi demikian dapat berkembang melalui budaya politik kewargaan yang demokratis. Budaya politik yang tidak menimbulkan ketakutan. Kita Indonesia, kita Pancasila adalah sosok yang percaya diri, optimis dan penuh harapan dalam menatap masa depan dengan sebagai bangsa yang maju, adil dan makmur," tuturnya.

Dia mengharapkan, melalui peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi politik harapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar Negara, Ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia,” katanya. “Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dan makmur dalam keadilan,” pungkasnya.(tr-06/ite)

Kirim Komentar