02 Jun 2019 22:50

Siapkan Kawula Muda, Punya Harapan - Pa’Dior Dorong Bisnis Hidroponik

MyPassion
Pelatihan dasar dan bagaimana memulai bisnis hidroponik oleh Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kewirausahaan Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara bekerjasama dengan perkumpulan Punya Harapan di Pa'dior, Tompaso), Minggu (2/6).

TOMPASO — Upaya membekali para generasi penerus bangsa, perlu dimaksimalkan. Setiap kaum muda bukan zamannya lagi mengandalkan apa yang dimiliki orang tua, melainkan harus membentengi diri dengan kemampuan menjadi entrepreneur.

Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kewirausahaan Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara (YISBSU) rintisan Irjen Pol (Purn) DR Benny J Mamoto MSi bekerjasama dengan perkumpulan Punya Harapan mengadakan pelatihan dasar dan bagaimana memulai bisnis hidroponik. 

Pelatihan bertempat di Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara (Pa'dior, Tompaso) pada Minggu (2/6) dengan menghadirkan Henry Somba dari Hidroponik Sulut dan tenaga handal Coach Teddy Tandaju yang selain tergabung di lembaga Punya Harapan adalah juga merupakan kepala Pusat Kewirausahaan Universitas De La Salle Manado.

“Patut diapresiasi melihat kegiatan ini ternyata mendapat perhatian dari masyarakat dilihat dari variasi demografi para peserta yang bukan hanya datang dari lokasi sekitar tempat kegiatan tapi dari berbagai lokasi,” terang Henry Somba sembari menjelaskan tentang teknik-teknik dasar bertanam hidroponik, nutrisi yang dibutuhkan, peluang pasar dan keuntungan menjadi petani hidroponik.

Sementara itu, Coach Teddy Tandaju menyampaikan bahwa dalam memulai ide bisnis dapat didasarkan pada potensi diri. “Materi ini diharapkan dapat menjadi pemicu agar para peserta dapat mulai menjadi seorang pebisnis. Perkembangan saat ini dituntut orang untuk lebih kreatif dalam cara berpikirnya. Terlebih jika mereka memutuskan utk menjadi pengusaha, perlu berpikir diluar kotak,” sambung Tandaju.

Co-founder Punya Harapan Rio Sinjal menyebutkan bahwa program ini bertujuan memberikan pengetahuan, menyebarkan semangat berwirausaha dan menciptakan wirausaha hidroponik yang bergerak di sektor UMKM.

“Sasarannya juga nantinya akan meningkatkan kesejahteraan para petani. Lewat langkah awal ini kami berharap akan tumbuh komunitas komunitas hidroponik yang dapat dengan jeli melihat  potensi pasar domestik regional dengan memasok sayuran organik ke supermarket dan mini market lokal,” jelas Istar.

Acara yang diadakan pada siang sampai sore hari ini dipandu oleh MC RAB Rantung, yang adalah alumni program MBA Sekolah Bisnis Manajemen ITB Kampus Jakarta.(wam)

Kirim Komentar