31 Mei 2019 14:23

WTP Boltim Hampir Tanpa `Cacat`

MyPassion
Meike Mamahit

MANADOPOSTONLINE.COM—Pemerintah Kabupaten Boltim double hattrick menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Sulut, Senin (27/5). Namun bukan berarti pengelolaan keuangan Boltim bersih. Temuan pada pengerjaan proyek fisik pun menjadi catatan penting dalam setiap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang diberikan.

Kepala Inspektorat Boltim Meike Mamahit membeber, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, temuan pada proses pengerjaan proyek fisik sekira Rp 400 juta. Namun semuanya sudah dilunasi dan dikembalikan ke Khas Umum Daerah (KUD). "Memang ada temuan dari BPK. Tapi semua sudah ditindaklanjuti dan dilunasi," bebernya.

Mamahit pun menyebutkan, beberapa SKPD yang proyek fisiknya menjadi temuan BPK. Antara lain,  Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dispora, Dinas PUPR, dan Dinas Pendidikan. “Tapi semua temuan itu sudah dibayarkan. Sehingga  tidak ada masalah lagi," katanya.

Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Boltim Oskar Manoppo menekankan, predikat WTP tahun ini adalah yang terbaik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena nyaris tanpa catatan. "Ini paling baik. Hampir tidak ada catatan disetiap paragraf," tekannya.

Menurut dia, hingga saat ini realisasi serapan anggaran sudah diangka 17,21 persen atau sekira Rp 512 miliar dari target Rp 631 miliar. "Pengelolaan keuangan Boltim semakin baik. Semua SKPD kooperatif menindaklanjuti segala bentuk temuan atau kendala yang ada. Tahun ini realisasi anggaran pasti mencapai target," yakinnya.

Di sisi lain, Sekkab Boltim Muhammad Assagaf menegaskan, akan terus mengawasi pembangunan proyek fisik di semua SKPD agar selesai dengan cepat dan tepat sasaran. "Kita harus memperbaiki semua kekurangan di tahun lalu. Tahun ini harus lebih baik dan kita wajib mengawasi dan menjalankan semua program dengan baik," tandasnya.(tr-01/ite)

Kirim Komentar