31 Mei 2019 15:06

Kondisi Pasar Ratahan Banjir Keluhan

MyPassion
Teddy Langoy

MANADOPOSTONLINE.COM—Penataan Pasar Ratahan mendapat keluhan. Para pedagang menyebut penataan pasar saat membuat omset mereka menurun.  Nona Sambuaga, misalnya salah satu pedagang rempah-rempah yang mengeluh soal kondisi lapak yang dinilainya kecil. “Lapak yang diberikan ini sangat kecil. Meski sekalipun kami ada modal. Namun tak bisa ambil bahan lebih, karena lapak yang terlalu kecil," kata perempuan asal Tosuraya, Kecamatan Ratahan ini.

 

Selain itu, dia tak menampik bahwa omset per harinya turun semenjak di relokasi dari Lapangan Ompi (eks Pasar Ratahan, red). "Yah memang kalau dihitung-hitung, lokasi yang lama masih lebih menguntungkan," kata Nona.

Sama halnya, yang dikemukan Telly T asal Tosuraya. Dia menyebut keuntungan yang diperoleh sudah tak seperti saat berjualan di pasar lama. "Memang masih lebih banyak pendapatan di pasar lama. Karena semenjak di relokasi pendapatan malah menurun. Tapi mungkin lapaknya yang kecil, sehingga kami tak leluasa menaruh barang jualan," ungkapnya.

Sementara itu, Dinas Koperasi dan UKM melalui Kepala Bidang Perdagangan Teddy Langoy menjelaskan pembagian lapak dilakukan secara merata. Sehingga bukan hanya satu pedagang saja yang dibatasi luas lapaknya. "Ini kan berlaku ke semua dengan tujuan supaya penataan pasar teratur. Karena jika semua dibebaskan menaruh barang semaunya. Tentu yang mendapat lapak berjualan di belakang, pasti akan tertutup dengan pedagang jualan yang di depan," jelasnya.

Untuk itu, Teddy pihaknya mengharapkan pedagang supaya kreatif memanfaatkan lapak yang diberikan. Supaya daya tampung lapak bisa lebih banyak. "Misalnya di situ kami sudah beri gantungan dan meja. Harusnya mereka sebagaimana kreatif supaya bisa menampung bahan dagangan lebih, tanpa melewati batas yang diberikan,” pungkasnya.(cw-01/gnr)

Kirim Komentar