31 Mei 2019 14:54

Handuk di Kotamobagu Disulap Jadi Vas Bunga

MyPassion
Kerajinan berbahan dasar handuk atau karpet laris di Kotamobagu.(Claudia/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Siapa sangka karpet atau handuk, bisa menghasilkan barang bernilai ekonomi. Ditangan Farida Ginoga (42), pengrajin asal Kotobangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, karpet atau handuk disulap menjadi vas bunga, asbak, dan piring hiasan.

Dia mengaku kerajinan tersebut masih terbilang baru, pasalnya baru empat bulan berjalan. Namun tengah memberikan efek baik pada warga setempat. "Ya, bisa dikatakan baru empat bulan usaha ini berjalan. Tapi, sudah lumayan banyak pesanan yang masuk, meskipun baru di sekitar Bolaang Mongondow Raya," katanya.

Dia menceritakan, awal mula usaha yang sebenarnya dari Alfian Mamonto. Yaitu suaminya yang menggeluti pekerjaan tersebut. Dirinya hanya turut membantu. "Awalnya suami saya nonton di Yutube dan melihat kerajinan ini akhirnya tertarik dan dibuatlah kerajinan ini. Tapi kerajinan ini hanya  untuk  dipakai di  rumah saja. Setelah itu banyak tetangga yang melihat dan kelihatan bagus. Nah, sedikit demi sedikit ada yang datang membeli, akhirnya berkelanjutan buat usaha," ceritanya.

Dia mengatakan, awalnya modalnya hanya Rp 250 ribu dan bantuan dari kepala lingkungan. “Dari modal ini kami akhirnya melanjutkan usaha ini untuk membeli karpet, semen dan cat," ungkapnya.

Dia juga menawarkan harga mulai dari terendah Rp 30 ribu hingga Rp 80 ribu. Dia juga mengakui, dengan usaha seperti ini sangat membantu kebutuhan rumah tangga. “Usaha ini sebenarnya belum dikenal Pemerintah Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Dia berharap, ke depan setelah usahanya di publis, akan ada bantuan untuk usaha dari pemerintah. "Kami sangat berharap pemerintah dapat membantu. Setidaknya bisa meringankan," tandasnya. (tr-06/ite)

Kirim Komentar