30 Mei 2019 08:00

Penyaluran Gas Elpiji di Bolmut Tidak Tepat Sasaran

MyPassion
Ilustrasi (JPNN)

BOLMUT—Penyaluran gas elpiji 3 kg di Kecamatan Bolangitang Barat (Bolbar),  Kabupaten Bolmut, tidak tepat sasaran.

Warga Desa Ollot 1 Fadli Aingahu mengatakan, kelangkaan gas elpiji 3 kg terjadi sejak awal puasa, karena penyaluran tidak tepat sasaran. “Sebab, kami melihat lebih banyak warga yang membeli gas elpiji bersubsidi itu berasal dari desa lain, sedangkan kami membeli gasnya sudah habis," sesalnya. 

Menurut dia, warga Bolbar banyak yang memesan melon di luar daerah salah satunya dari Gorontalo. "Karena gas elpiji bersubsidi susah didapat. Mungkin dijual terhadap orang tertentu,” ujarnya.

Dia juga mengaku, nama keluarganya sudah dicatat berhak menerima gas elpiji 3 kg. Artinya satu KK wajib dapat satu gas elpiji. “Tetapi ini tidak dapat sama sekali. Ada info beberapa keluarga telah menerima gas elpiji sampai dua tabung, bakal lebih,” bebernya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi Farhan Patadjenu mengatakan, sebenarnya belum semua desa di Bolmut ada pangkalan, untuk itu pangkalan yang tersedia masih mewajibkan desa tetangga membeli. “Tetapi diwajibkan satu KK 1 elpiji 3Kg," katanya.

Dia menilai, masalah utama yang terjadi di lapangan karena adanya kelangkaan. Hal itu disebabkan karena ada warga yang tidak berhak memakai gas elpiji bersubsidi, namun mereka memakainya.(*/ite)

Kirim Komentar