30 Mei 2019 07:59

Pemakaian Melonjak, Pasokan BBM dan Elpiji Ditambah

MyPassion
Suasana pelayanan di salah SPBU di Kota Manado terpantau lancar, tak ditemui antrean kendaraan. (Dok MP)

MANADO – Pemerintah telah menetapkan bahwa Ramadan 1440 H diperkirakan jatuh pada tanggal 6 Mei 2019. Menjelang hari kemenangan, sudah jadi kebiasaan seperti tahun-tahun sebelumnya. Konsumsi segala kebutuhan umum masyarakat. Dipastikan mengalami peningkatan ketimbang bulan sebelumnya. Salah satunya, kebutuhan akan Bahan Bakar Minyak (BBM).  PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, pun tak menampik bakal terjadi peningkatan konsumsi BBM di berbagai wilayah di Pulau Sulawesi.

“Di wilayah Sulawesi Utara, prediksi peningkatan konsumsi untuk BBM jenis gasoline seperti Premium sebesar 1,8 persen. Dari rata-rata harian normal sebesar 491.000 Liter, bisa naik sampai 500.000 liter per hari,” ungkap Unit Manager Communication & CSR MOR VII Sulawesi Hatim Ilwan

Tak hanya itu, pihaknya pun memprediksi lonjakan konsumsi pun bakal terjadi di jenis BBM berkualitas. “Pertamax diprediksi melambung sebesar 6,8 persen dari rata-rata harian normal sebesar 19.700 liter menjadi sebesar 21.000 liter per hari. Pertamax Turbo juga meningkat 3,8 persen dari konsumsi harian normal sebesar 580 liter menjadi 600 Liter per hari. Sedangkan untuk Pertalite peningkatan diprediksi sebesar 4,8 persen dari normalnya 553.000 liter menjadi 580.000 liter per hari,”urainya lagi.    

Intinya, pihaknya siap mengantisipasi dengan memasok semua jenis BBM di atas rata-rata peningkatan konsumsi tersebut. “Dari kalkulasi semua jenis BBM baik bersubsidi dan tidak, pasti kita lihat di mana titik konsumsi tertingginya. Di situ kita lebihkan sekira 1-2 persen. Plus mengamankan pengiriman BBM di Pelabuhan Bitung, terlebih dengan kondisi cuaca yang makin bersahabat akhir-akhir ini. Tidak ada masalah pokoknya,” tutupnya. 

Sementara itu, SE Retail Elpiji Sulut Parama Ramadhan menambahkan, untuk pemakaian elpiji PSO (subsidi). Sebanyak 239 Metrik Ton (MT) atau setara 79.667 tabung per hari, yang tersebar di seluruh Provinsi Sulawesi Utara, untuk kondisi normal.

“Bisa meningkat sampai 8,6 persen dari konsumsi harian normal sebesar 220 MT atau setara 73.333 tabung per hari. Selain itu khusus untuk LPG Non PSO, kita juga telah menambah stok harian sebesar 4 persen yaitu dari 20 MT menjadi sebesar 21 MT,” terangnya.

Olehnya, dengan inisiasi tersebut, pihaknya berharap dukungan masyarakat, Pemda dan pihak aparat. Untuk dapat saling bersinergi meningkatkan pengawasan dan pengendalian konsumsi BBM dan LPG, khususnya elpiji subsidi 3 Kg. sehingga bisa tepat sasaran dan sesuai peruntukkannya. (jul)

Kirim Komentar