30 Mei 2019 08:40

OMG! Hasil Otopsi Cinta Dibocorkan, Keluarga: Sudah 4 Jam Tewas

MyPassion
Cinta Mumek ditemukan tak bernyawa dengan seutas tali, Selasa (28/5). Foto lain jenazah berada di rumah duka Kelurahan Tosuraya Barat Lingkungan 5. (Victory/MPO)

MITRA—Kematian CM atau Cinta (13) masih meninggalkan banyak tanda tanya bagi keluarga. Meski masih harus menunggu hasil otopsi resmi. Tapi kepolisian mulai membocorkan motif kematian anak kelas 7 SMP itu.

Informasi yang dihimpun Rabu (29/5), berdasarkan keterangan kepolisian, kesimpulan kasus ini murni karena gantung diri. Itu dikatakan Kapolsek Ratahan Kompol Ronny Tumalun. “Dari hasil penyelidikan dan ditambah dengan alat bukti lain berupa keterangan saksi, petunjuk dan keterangan ahli, memang ini disimpulkan murni gantung diri,” ungkapnya ketika dikonfirmasi.

Bukan tanpa sebab. Analisanya, jika dalam hasil penyelidikan ada unsur kejahatan dan berdasarkan keterangan forensik didapati adanya tanda kekerasan, kasus ini sudah pasti akan ada tersangkanya. “Terus kami sudah pasti akan bergerak memburu tersangkanya,” jelasnya.

Tapi dalam metode penyelidikan kasus, dikatakan Tumalun, sama sekali tidak ditemukan unsur kejahatan. Dia mencontohkan kalaupun ada dugaan korban sengaja digantung, tempat kejadian perkara (TKP) bakal acak. “Juga untuk bentuk ikatan tali. Biasanya kalau korban sengaja dijerat dari belakang tentu ikatannya berbentuk huruf U. Sementara yang didapati jeratan tali berbentuk V dan itu merupakan tanda jeratan yang didapati pada setiap kejadian gantung diri,” terangnya.

Untuk hasil otopsi dikatakan Tumalun resminya memang belum ada. Tapi berdasarkan beberapa keterangan yang disampaikan keterangan ahli forensik secara lisan, korban meninggal memang tak ada tanda kekerasan. “Memang suratnya tak bisa diberikan pihak kedokteran forensik, karena itu memang merupakan dokumen negara. Tapi kami sudah mendapat keterangan yang disampaikan secara lisan,” tandasnya.

Saat dikunjungi di rumah duka di Kelurahan Tosuraya Barat Lingkungan 5, Ratahan Mitra, Rabu (29/3) siang, keluarga hendak bersiap kembali ke ladang pekuburan untuk menyalakan lilin di kubur anak ketiga mereka. Kejadian itu sama sekali di luar pikiran ibunya Altje Wongkar. Kematian remaja itu dengan pose gantung diri, dicurigai keluarga. Apalagi mendengar tenaga medis setempat yang memeriksa jasad langsung di TKP.

“Opanya sudah tua usia 70 tahun lebih. Setelah ditanya beberapa kali, apakah benar itu Cinta yang ketemu dengannya pagi-pagi untuk pinjam charge hp? Dia mulai ragu, jadi kurang yakin. Opanya bilang Kurang kage dia pe jiwa da ba bilang suruh lia akang di rumah belakang,” sebut Altje menirukan perkataan orangtuanya.

“Sedangkan mantri (medis) yang datang di TKP bilang (kematiannya) sudah 4 jam lalu, jadi itu sekitar jam 4 subuh. Pertama diperiksa di luar sudah tidak bernyawa, terus dibawa ke dalam kamar juga diperiksa. Mantri bilang ke kakak saya; organ intim korban sudah tidak utuh. Lalu juga Kapolsek bisik saya dan suami, anak kalian sudah tidak perawan,” sebut Altje.

Altje yang turut didampingi suaminya Vecky Mumek dan anak perempuannya paling besar Lina Mumek serta suami Sadam dan anak perempuan nomor 2 Tesa dan yang paling kecil Junaidi menunggu hasil resmi otopsi untuk tindak selanjutnya. “Mungkin dalam 2 hari sampai 1 minggu ke depan,” tandasnya.(tim mp)

Kirim Komentar