30 Mei 2019 08:06

Koleksi Lubang, Jalan SBY- Soekarno Terus Minta `Tumbal`

MyPassion
Truk pengangkut tanah saat mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Soekarno, awal pekan ini. (Rein for MP)

MINUT--Jalan yang seharusnya menjadi akses perkembangan pembangunan suatu daerah dan perekonomian kini menjadi senjata makan tuan bagi pengguna.

Salah satunya di sepanjang jalan SBY sampai Soekarno, Kecamatan Airmadidi dan Kalawat, Minahasa Utara (Minut).

Akses jalan yang menghubungkan ibu kota Sulut dan kota industri ini, koleksi lubang seperti ranjau darat bagi pengguna motor maupun mobil. Parahnya, saat malam, tidak ada lampu penerangan disebagian titik tertentu. Mengakibatkan banyak pengendara mengalami kecelakaan di jalan tersebut.

Aktivis Minut William Luntungan SE mengatakan, secepatnya memperbaiki jalan tersebut. "Karenakan sudah ada puluhan korban penguna jalan  baik pengendara roda dua maupun empat namun hingga saat ini pemerintah hanya tutup mata. Padahal sudah banyak korban tewas di jalan ini," ujarnya.

Anehnya, setiap hari ratusan pejabat pemerintah melewati jalan tersebut, namun sangat disayangkan mereka hanya tutup mata dan tidak memperhatikan jalan tersebut dan membiarkan masyarakat yang menjadi tumbal.

Luntungan menambahkan, Pemkab Minut dan Pemprov Sulut seakan-akan saling lempar bola terkait jalan rusak tersebut.

"Setiap hari ratusan kendaraan eksekutif dan legislatif Minut dan Sulut melewati jalan tersebut namun semuanya cuek dengan kondisi jalan yang mengakibatkan semakin banyaknya korban di jalan," ungkapnya.

Ditambahkan sejumlah warga, setiap pekan pasti ada yang mengalami kecelakaan di jalan ini. "Awal pekan ini, ada truk pengangkut tanah yang mengalami kecelakaan di jalan ini," ujar mereka.

Sementara itu, Camat Kalawat Johan Wewengkang saat dikonfirmasi mengatakan, saat Musrenbang kecamatan hingga tingkat kabupaten, jalan ini telah diusulkan untuk diperbaiki. "Tinggal menunggu instansi terkait perbaiki," kuncinya.(ria)

Kirim Komentar