30 Mei 2019 07:56

Ekonomi Lambat, Tingkat Hunian Lion Hotel Tembus 90 Persen

MyPassion
Marketing Coordinator Lion Hotel And Plaza Manado Guustav Mantik menyerahkan cenderamata ke Pemimpin Redaksi Manado Post Cesylia Saroinsong, dalam media visit ke GRHA Pena, Rabu (29/5) kemarin. (GRADY/MP)

MANADO – Perlambatan pertumbuhan ekonomi di Sulut, nyatanya tak memberikan dampak signifikan ke sejumlah sektor usaha. Buktinya, tingkat hunian hotel di Kota Manado bisa dikatakan stabil dan cenderung meningkat.

Dikatakan Marketing Coordinator Lion Hotel And Plaza Manado Guustav Mantik, tingkat hunian di hotelnya mencapai angka 90 persen. Meski, dominasi pengunjungnya masih datang dari pelancong asal Tiongkok. Wajar, selang tiga tahun terakhir, maskapai kepala singa turut menopang jumlah hunian hotelnya di Nyiur Melambai ini. Bahkan, dampaknya pun turut dinikmati hotel bintang 2-3.

"Tingkat hunian di Manado cukup baik sekira 70 persen, kalau Lion cukup tinggi karena didukung crew kita, dan dominannya tamu dari Tiongkok juga. Sampai hari ini masih stabil, bahkan cenderung meningkat 80 hingga 90 persen, pengaruh musim liburan juga sih," ucap Mantik.

Dia menambahkan pergerakan harga tiket beberapa waktu lalu. Tak terlalu mempengaruhi traffic hunian hunian Lion Hotel. "Tergantung tujuan dari tamu kita ke Manado, kalau memang untuk pekerjaan atau corporate, pasti tidak akan berpengaruh, sebalinya apabila lebih ke personal khususnya untuk liburan," tukasnya.

Menurut dia, pertengahan tahun di musim liburan nanti akan unik untuk dicermati. "Belum tahu seperti apa, tapi kembali lagi ke seasonnya," imbuhnya.

Turis Tiongkok, lanjutnya, masih menguasai jumlah hunian ditempatnya. "Dari negara lain memang ada tapi tak sebanyak Tiongkok, turis dari negeri tirai bambu ini mungkin sekira 50 persen lah, karena Lion Air kan buka penerbangan langsung," bebernya.

Diketahui, dalam kunjungan sekaligus momen mempererat tali silaturahmi ini, diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi Manado Post Cesylia Saroinsong.(tr-05)

Kirim Komentar