30 Mei 2019 08:06

Di Minahasa, Pelecehan Seksual Terhadap Anak Masih Subur

MyPassion
Ilustrasi (JawaPos)

MINAHASA—Sejak Bulan Januari Tahun 2019, sebanyak 10 kasus kekerasan terhadap anak terjadi di Kabupaten Minahasa. Jumlah tersebut merupakan rangkuman data kasus yang ditangani dan dampingi, Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Minahasa.

"Sudah 10 kasus sejak Januari yang kita tangani selang lima bulan pertama di tahun ini. Dari jenis kasusnya, pelecehan seksual jadi yang paling banyak," ungkap Kepala Bidang Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (DP3A) Minahasa Ireine Rumagit, Rabu (29/5) kemarin.

"Sementara untuk tahun lalu, secara umum untuk kasus yang kami tangani baik terkait anak maupun perempuan ada 48. Kategori anak adalah dari masih dalam kandungan hingga berusia 18 tahun," tambahnya lagi.

Dijelaskannya, jika kekerasan terhadap anak bukan saja terkait fisik, melainkan bisa berupa verbal seperti halnya mengirim gambar berbau porno. Apalagi kasus anak adalah tindak pidana murni. Olehnya, pihaknya terus menggenjot peran Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Di mana tempat itu bukan saja sebagai tempat pengaduan, tapi sekaligus sebagai wadah untuk konsultasi.

"Kami akan terus melakukan sosialisasi supaya masyarakat tahu serta memahami soal aturan terkait perempuan dan anak," jelas Rumagit.

Rumagit pun mengimbau, kepada orang tua untuk serius dalam menjaga anak. Baik di dalam rumah, apalagi saat berada di luar, yang utamanya menjadi celah bagi pelaku untuk melakukan aksinya.

“Bisa juga  memberikan pembelajaran soal pendidikan seks sejak dini terhadap anak. Karena hal ini sangat penting bagi mereka," ujarnya.

Ditambahkan Wakil Ketua DPRD Minahasa Ivonne Andries, guna menekan kasus ini pihak DP3A harus rutin melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada orang tua.

"Karena di sini peran orang tua paling penting, guna menghindarkan anak-anak dari pelecehan seksual. Juga perlu adanya koordinasi rutin  juga dengan kepolisian, pihak sekolah serta lingkungan di mana anak beraktivitas atau bergaul," singkatnya.(tr-05/jul)

Kirim Komentar