30 Mei 2019 08:06

Antisipasi Macet Jelang Idul Fitri, Tempatkan Petugas di Titik Rawan

MyPassion
Ilustrasi macet (Dok MP)

MANADO—Menjelang hari raya Idul Fitri, dipastikan Kota Manado makin macet. Karena lonjakan jumlah kendaraan dari hari biasanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado Michael Tandirerung melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Donal Wilar mengatakan, lonjakan kendaraan dari luar Manado bertambah 50 persen dari hari biasanya di H-7 sebelum Idul Fitri. “Dua hari sebelum H-7 saja sudah macet. Karena lonjakan kendaraan bertambah 30 persen,” ujarnya.

Menurut dia, yang membuat macet bukan kendaraan dari Kota Manado. Tetapi kendaraan dari luar, baik dari Bolmong Raya, Minahasa Raya dan Bitung, yang berbelanja di Kota Manado. “Tim terpadu melibatkan Dishub, kepolisian, dan Satpol-PP akan melakukan penertiban bagi kendaraan yang memarkir kendaraan sembarangan,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya berusaha agar macet tidak berhenti sampai berjam-jam. Paling tidak walaupun macet kendaraan tetap berjalan perlahan-lahan. “Kami juga menempatkan petugas di setiap lokasi yang berpotensi macet untuk mengatur lalu lintas,” ungkapnya.

Wilar mengimbau kendaraan dari luar kota agar mematuhi rambu lalu lintas dengan tidak memarkir kendaraan sembarangan.

Terpisah, Sekretaris Organda Sulut Terry Umbo mengatakan, masalah kemacetan di Kota Manado sulit diurai. Karena mobil setiap tahun bertambah. Sedangkan jalan tidak pernah bertambah. “Data yang saya peroleh dari Samsat kendaraan di Kota Manado bertambah seribu satu bulan. Sedangkan jalan di tidak bertambah. Ini yang menyebabkan Manado setiap tahun macet,” ungkapnya.

Dia meminta, mencarikan solusi atas permasalahan ini ke depan. Kalau perlu di setiap pintu masuk Kota Manado dibuat terminal. “Sehingga mobil dari luar yang masuk di Kota Manado parkir di terminal. Kemudian masuk di dalam kota dengan angkot. Agar tidak terjadi kemacetan yang panjang,” pungkasnya. (ite/gel)

Kirim Komentar