29 Mei 2019 09:24

Terima Suap 1,2 Miliar, KPK Beber OTT Bos Imigrasi

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COMKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap tangan (OTT) di daerah Sekotong dan Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (27/5) malam hingga Selasa (28/5) dini hari. KPK mengamankan tujuh orang dalam operasi senyap tersebut.

 

“Dalam kegiatan tangkap tangan ini, KPK mengamankan tujuh orang di Nusa Tenggara Barat,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (28/5).

Tujuh orang tersebut yakni, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Mataram Yusriansyah Fazrin, Direktur PT Wisata Bahagia Liliana Hidayat, Kemudian, staf Liliana, WYU, General Manager Wyndham Sundancer Lombok JHA, serta dua penyidik PNS, BWI dan AYB. Tujuh orang tersebut saat ini sedang dalam pemeriksaan di kantor KPK.

Alexander menjelaskan, awalnya tim mendapatkan informasi akan terjadinya penyerahan uang dari Liliana ke Yusriansyah di Kantor Imigrasi Kelas I Mataram. ‎Penyerahan uang tersebut disinyalir berkaitan dengan penyalahgunaan izin tinggal dua Warga Negara Asing (WNA) alias turis di NTB tahun 2019.

Setelah mengonfirmasi adanya dugaan penyerahan uang tersebut, tim kemudian mengamankan Yusriansyah dan salah seorang penyidik di sebuah hotel daerah Mataram. Tim mengamankan keduanya pada Senin, 27 Mei 2019 sekira pukul 21.45 waktu setempat. “Di kamar YRI (Ysuriansyah), tim menemukan uang sebesar Rp 85 juta dalam beberapa amplop yang telah dinamai,” ucap Alex.

12
Kirim Komentar