29 Mei 2019 09:35

Tahun Depan, Akan Ada UNBK Provinsi

MyPassion
Steven Kandouw

MANADOPOSTONLINE.COM—Tahun depan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) bakal membuat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkatan provinsi. Hal ini dibeberkan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Selasa (28/5).

 

Menurutnya, jika UNBK berlangsung dikisaran Maret, maka UNBK tingkatan provinsi akan dibuat pada Januari tahun depan. Itu menurutnya, agar semua kualitas dan kemampuan siswa siswi bisa terukur sebelum menghadapi UNBK.

"Kita memang akui, ranking UNBK tahun ini berada di posisi tiga terbawah secara nasional. Namun yang sebenarnya harus dilihat adalah integritas kita yang naik sampai 98 persen. Berarti tidak ada lagi yang curang. Semua sudah kelihatan. Mana yang pandai tetap pandai, mana yang rendah tetap rendah. Tidak ada yang kita tutupi. Bahkan dulu, rankingnya tinggi, namun setelah tes diperguruan tinggi banyak yang tidak mencapai. Jadi integritas yang penting. Karena itu, tahun depan, kita bakal evaluasi secara rutin. Sebelum menghadapi UNBK, kita akan buat dulu UNBK tingkatan provinsi," bebernya.

Dalam UNBK tingkatan provinsi tersebut, menurut Kandouw, bakal menjadi bahan evaluasi apa yang sebenarnya masih lemah terhadap siswa didik. Namun bukan hanya siswa didik yang bakal disorot. Sampai kompetensi guru juga bakal ketahuan dalam UNBK tingkatan provinsi tersebut.

Sehingga dirinya optimis, tahun depan selain integritas yang terus naik, ranking UNBK secara nasional juga bakal ikut naik. Karena itu, dirinya mengatakan, saat ini pihaknya sementara menata integritas guru dan semua stakeholder terkait dalam membangun sektor pendidikan Sulut.

"Jadi untuk mempersiapkan UNBK tingkatan provinsi, kita juga bakal merekrut tenaga ahli dalam dunia pendidikan seperti Matematika, IPA serta Bahasa Indonesia yang berasal dari universitas untuk mendrive tenaga pendidik kita. Jadi kita siapkan, dan kita lagi coba dalam UNBK tingkatan provinsi. Yang pasti sudah ada strategi kita baik jangka panjang, menengah dan pendek. Sesekali kita akan ambil dari luar untuk mendongkrak dunia pendidikan kita. Nanti dilihat, setelah di drive oleh tenaga ahli, apakah kompetensi guru naik atau tidak. Kita genjot secara maksimal," imbuhnya.

Untuk rolling semua kepala sekolah SMA sederajat, Kandouw mengatakan, belum menjadi prioritas utama. Itu menurutnya, masuk dalam poin ke empat yang saat ini dibahas. Yang utama, menurutnya, adalah mempersiapkan UNBK tingkatan provinsi sehingga diawal tahun sudah bisa dilaksanakan dan mengukur kualitas dari siswa-siswi serta tenaga pendidik.

"Yang prioritas kita saat ini bukan lagi rolling kepala sekolah. Itu kurang menjadi poin keempat. Dan memang harus kita lakukan. Namun saat ini, kita mendorong agar bisa terwujud UNBK tingkatan provinsi. Sehingga awal tahun sudah bisa dilakukan. Kita terus push, karena ini yang menjadi hal penting dalam melakukan evaluasi dan mengetahui apa sebenarnya yang lemah dari sektor pendidikan kita. Dan ini bakal berlaku bagi semua. Bukan hanya sekolah negeri, tapi sampai sekolah swasta," tandasnya. (tr-02/can)

Kirim Komentar