29 Mei 2019 20:24

Banding JPU Diterima, Pelaku Coblos Double Diputus Satu Bulan Penjara

MyPassion
Proses persidangan Tindak Pidana Pemilu dengan terdakwa Lucki di Pengadilan Negeri Tondano. (Dok Kejari Tomohon)

TOMOHON — Sempat dinyatakan bebas dari jeratan hukum, terdakwa LSW pelaku tindak pidana pemilu ternyata belum lolos. Putusan PN Tondano yang lalu sempat diupayakan banding oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Alhasil Pengadilan Tinggi (PT) Manado mengirimkan Relas Pemberitahuan Putusan Banding PT Manado Nomor : 38/PID.SUS/2019/PT.MND tertanggal 28 Mei 2019. Terdakwa sempat divonis bebas oleh majelis hakim PN Tondano. Namun, Majelis Hakim PT Manado dalam putusan banding yang diajukan oleh Tim JPU Kejari Tomohon, memerintahkan PN Tondano untuk kembali menyidangkan perkara tersebut.

Di mana, Majelis Hakim PT Manado menyatakan, terdakwa Lucki terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemilu, yakni dengan melakukan pencoblosan sebanyak dua kali.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon Edy Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Dian Subdiana membenarkan hal tersebut. “Di dalam amar putusan Majelis Hakim tersebut, terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 516 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” jelas Subdiana.

Sesuai yang tertera dalam putusan tersebut terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemilu dengan sengaja pada waktu pemungutan suara memberikan suaranya lebih dari satu kali di dua TPS. “Menurut dia, atas perbuatannya itu, terdakwa divonis hukuman pidana penjara selama satu bulan dan pidana denda sejumlah Rp2 juta. Dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan, serta menghukum terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu,” lanjutnya didampingi Jaksa Penuntut Umum (JPU) David Andrianto.(wam)

Kirim Komentar