29 Mei 2019 09:34

11 WNA Dideportasi

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COM—Dari rentan waktu Januari-Mei pihak Imigrasi Kelas I Manado telah mendeportasi 11 Warga Negara Asing (WNA) yang mengunjungi Sulawesi Utara (Sulut).

 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Manado Friece Sumolang, melalui Kepala Seksi Inteldakim Keimigrasian Harman Takalisiang membenarkan hal tersebut. Menurutnya, dideportasinya 11 WNA itu karena alasan melewati batas izin tinggal.

"Sampai saat ini sepanjang 2019, kita sudah mendeportasi 11 WNA. Mereka ini kita dapati sudah melewati batas izin tinggal. Karena memang batas izin tinggal menggunakan visa wisatawan hanya selama 30 hari. Dan mereka ini sudah melewati batas. Itu merupakan langkah sanksi administrasi keimigrasian yang kita berikan. Pada pekan ini, yang kita pulangkan ada delapan WNA. Kalau pekan lalu, yang sudah kita deportasi tiga WNA. Dan sisahnya itu dari rentan Januari," ungkapnya, kemarin (28/5).

Dari 11 WNA yang dideportasi, menurut Harman, didominasi warga Tiongkok. Namun ada juga satu orang asal Malaysia serta satu orang asal Jerman yang sudah dideportasi. Jumlah ini, menurutnya, berpotensi bertambah karena operasi keimigrasian terus dilakukan bersamaan dengan tim operasi orang asing serta dilakukan secara mandiri oleh pihak Imigrasi Kelas I Manado.

Banyaknya kunjungan tersebut, karena menurut Harman, Sulut masih memiliki prospek besar baik sektor perdagangan ataupun pariwisata. Sehingga, pengawasan harus diintensifkan agar tidak ada pelanggaran administrasi keimigrasian yang terjadi di daerah.

"Mereka juga ini kita deportasi karena tidak ada sponsor atau penjamin di Indonesia. Ya paling banyak memang berasal dari Tiongkok. Namun pekan lalu, ada yang kita deportasi satu orang asal Malaysia. Ada juga asal Jerman. Bukan hanya deportasi yang kita berikan kepada mereka. Karena jika sudah dideportasi, berarti ada pencekalan juga.

Dan itu beragam, ada yang enam bulan, ada juga yang delapan bulan. Sulut sampai saat ini memiliki prospek yang besar dari sejumlah sektor. Karena itu, pengawasan orang asing kita intensifkan. Yang pasti di wilayah kerja Imigrasi Kelas I Manado, kita awasi ada beberapa kabupaten/kota. Seperti Tomohon, Manado, Minahasa, Minut, Minsel, Mitra," tandasnya. (tr-02/can)

Kirim Komentar