28 Mei 2019 11:13
Proyek Rehabilitasi Jalan Marinsow-Pulisan

Indikasi Korupsi, Polres Geledah Kantor PU Minut

MyPassion
Tim Resmob Polres Minut saat mengambil dokumen dugaan korupsi proyek rehabilitasidi Kantor PU, Senin (27/5) kemarin.(Finda for Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Dibanderol sekira Rp 6 miliar, proyek rehabilitasi jalan Desa Marinsow-Pulisan, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara (Minut) tahun 2015 terindikasi korupsi.

Menindaklanjuti indikasi tersebut, Senin (27/5) sejumlah anggota Reserse Mobile (Resmob) Polres Minut dibawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Nohfri Maramis SH SIK mendatangi Kantor Dinas PU bersenjata lengkap melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Dikatakan Maramis, kasus ini sudah menjadi atensi Polda Sulut dan diseriusi Polres Minut guna menindaklanjuti supervisi yang dilakukan KPK baru-baru ini.

"Sesuai hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), proyek jalan hotmix yang menuju ke lokasi wisata pantai Paal dan Pulisan ini mengalami kerugian negara sekira Rp 1,6 miliar,” ujar Maramis.

Ia membeberkan, dalam penggeledahan itu, pihaknya menyita sejumlah dokumen terkait tender proyek tersebut. “Ada dua dokumen yang kami perlukan dan sudah didapatkan yakni Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA),” ujar Maramis.

Lanjutnya, pengusutan kasus ini sedang dalam tahapan sidik untuk segera ditetapkan tersangka. “Lagi diselidiki siapa pemenang tendernya dan yang terlibat,” tambah Maramis.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kadis PU Minut Jantje Waworundeng menolak membuka pintu ruangan untuk diperiksa petugas.

Waworundeng mengatakan dirinya baru menjabat sebagai Plt 20 Mei 2018 pekan lalu dan tidak menerima surat penggeledahan dari Polres Minut. “Surat penggeledahan diberikan pada pejabat sebelum saya," pungkasnya.(ria)

Kirim Komentar