28 Mei 2019 12:01

Akibat Dermaga Rusak Parah, Kapal Perintis Tak Bisa Sandar di Matutuang

MyPassion
Kondisi dermaga Matutuang butuh perhatian instansi teknis untuk diperbaiki. Foto diambil pekan lalu.(Sriwani/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Miris sekaligus memilukan kondisi dermaga pulau terluar Matutuang Kecamatan Kepulauan Marore. Betapa tidak, selain fisik dermaga mulai rusak, kapasitasnya juga terbatas.

Dibuktikan dengan tidak bisa bersandarnya kapal perintis yang berukuran besar. “Selain ada kapal perintis yang tidak bisa sandar akibat ukuran besar, kapal perintis lain juga enggan kembali singgah di Matutuang. Setelah menurunkan dan menaikkan penumpang di pulau terluar lainnya,” ungkap masyarakat setempat.

Tak layaknya kondisi dermaga Matutuang terpantau ketika rombongan Me’Daseng belum lama ini, terpaksa harus naik tambangan. Lantaran KM Sabuk Nusantara 69 yang mengangkut rombongan tak bisa sandar di dermaga.

Bupati Jabes Gaghana ketika berdialog dengan masyarakat, menerima keluhan soal ini. Mereka meminta Dinas Perhubungan Sangihe mengusulkan kapal feri masuk ke Matutuang.

“Masyarakat memang membutuhkan perhatian lebih serius. Diakui keberpihakan kita belum sepenuhnya. Jadi ini menjadi PR jangka pendek kita semua,” katanya. 

Sementara itu Ketua LSM Kadademahe Marslem Pulumbara meminta pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna, segera menyikapi keluhan warga Matutaung. Apalagi nyaris setiap tahun KUPP Kelas II Tahuna kecipratan puluhan miliar anggaran untuk infrastruktur dermaga.

“Tahun ini saja ada puluhan miliar untuk fisik beberapa dermaga. Termasuk dermaga Tahuna. Kami minta KUPP Kelas II Tahuna memperhatikan kondisi dermaga Matutuang,” tegas Pulumbara.(wan/gel)

Kirim Komentar