27 Mei 2019 12:39

Seminggu Air tak Masuk Desa, PDAM Minsel Dikeluhkan

MyPassion
Ilustrasi.(Istimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM—Keluhan datang dari masyarakat Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan. Rupanya sudah lebih dari seminggu warga desa kesulitan air bersih dari PDAM.

 

“Iya, sudah lebih dari satu minggu air PDAM mati. Memang banyak juga warga yang punya sumur bor, tapi melihat musim panas beberapa waktu ini, air sumur sudah mulai menipis. Jadi memang harus ada penindakan langsung dari PDAM,” ujar Hukum Tua Desa Mopolo Esa Femmy Ering.

Saat dikonfirmasi, Dirut PDAM Minsel Jootje Tuerah mengatakan, masalah air di Desa Mopolo datang dari banyaknya sambungan liar di wilayah Desa Pontak. “Memang kendala utama ada di wilayah Pontak, yaitu sampai saat ini banyak warga yang melakukan sambungan air liar,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/5).

Pipa air yang terpasang di jalur tersebut sebesar empat inchi. Sangat cukup untuk menyuplai air ke wilayah Desa Mopolo. “Namun karena sambungan liar, air dibuka secara tidak terkendali meter jadi subsidi air ke sana tidak sampai. Apalagi posisi Pontak di bawah dan Mopolo di atas, tekanan air tidak akan sampai ke sana jika di Pontak dibuka full,” beber Tuerah.

Dia menambahkan, pihaknya sudah lakukan koordinasi dengan hukum tua Desa Pontak untuk minggu ini akan lakukan survei sambungan liar. “Kita akan tindaki semua yang liar. Jika memang warga yang lakukan sambungan liar mau berlangganan kita pasangkan meter. Jika tidak maka kita putuskan yang terdata saja yang kita buka. Memang berdasarkan data kami, masyarakat Mopolo rajin membayar air dibandingkan desa sekitar. Jadi kami yakinkan masalah ini akan kami tuntaskan bulan ini, segera diperbaiki semuanya," pungkasnya.(rgm/gnr)

Kirim Komentar