27 Mei 2019 12:46
Realisasi Langsung Dicek Penegak Hukum

Laporan Dandes di Mitra Dikeker Polisi

MyPassion
Ilustrasi dandes.(Isatimewa)

MANADOPOSTONLINE.COM—Realisasi dana desa di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) makin ketat. Instruksi Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap (JS) terkait transparansi dandes langsung ditindaklanjuti beberapa desa yang anggarannya sudah cair.

 

Seperti di Kecamatan Ratahan Timur dan Kecamatan Pasan. Dandes dua kecamatan itu telah dilaporkan ke pihak aparat penegak hukum terkait pekerjaan sekaligus besaran anggaran diterima dan sudah digunakan.

“Ada 5 desa dari dua kecamatan yang melaporkan kepada kami. Yakni Kecamatan Ratahan Timur dan Kecamatan Pasan. Mereka sudah memasukkan laporan kegiatan. Serta besaran anggaran dandes yang mereka terima,” beber Kapolsek Urban Ratahan Kompol Ronny Tumalun saat dikonfirmasi Manado Post pekan lalu.

Menurut Tumalu, ini dilakukan untuk mempermudah pengawasan terhadap dandes. “Kalau sudah seperti ini mempermudah kita dalam melakukan pengawasan terhadap dandes. Bukan hanya kita APH, masyarakat juga harus terlibat dalam pengawasan,” sambungnya.

Untuk itu dia pun mengapresiasi kebijakan Bupati James Sumendap atas transparansi anggaran dan birokrasi di tingkat kabupaten hingga desa. “Bagus lah birokrasi sudah progres, ini yang diharapkan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Camat Ratahan Timur Johanna Untu mengatakan, hal ini wajib dilaporkan karena sesuai instruksi bupati. “Jadi semua desa di kecamatan Ratim wajib melaporkan ke aparat penegak hukum dan masyarakat terkait pengelolaan keuangan dana desa. Baik itu sementara berlangsung pengerjaannya, maupun yang akan dilakukan,” tandasnya.(cw-01/gnr)

Kirim Komentar