27 Mei 2019 13:00
Maksimal 7 Hari Sebelum Hari Raya

Disnaker Minahasa: Tak Bayar THR, Perusahaan Dikenakan Sanksi

MyPassion
Arody Tangkere

MANADOPOSTONLINE.COM—Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Minahasa telah menyurat ke sejumlah perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja beragama muslim, untuk tidak lupa membayar Tunjangan Hari Raya (THR). Maksimal satu minggu sebelum hari besar keagamaan tersebut.  

Hal itu dikatakan Kepala Disnaker Minahasa Arody Tangkere, Minggu (26/5) kemarin.

"Benar, kami sudah menyurat ke setiap perusahaan, supaya jangan lupa membayar THR bagi karyawannya yang beragama muslim," katanya.

Dirinya menjelaskan, bahwa surat edaran dari kementerian sudah ditindaklanjuti pihaknya. Dan 7 hari sebelum hari raya, THR harus dibayarkan.

"H-7 wajib dibayarkan. Jika ada karyawan yang tak kunjung diberi THR. Kami siapkan posko pengaduan," lugasnya.

Lanjut Tangkere, posko pengaduan di buka langsung di Kantor Disnaker Minahasa jika ada warga yang ingin melaporkan.

"Silahkan bagi karyawan melapor ke kami bilamana ada perusahaan yang mengabaikan kewajiban membayar THR. Silahkan datang ke kantor dan sampaikan. Bisa juga langsung menghubungi saya," tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Jeffry Korengkeng menambahkan, ada sanksi bagi perusahaan yang nantinya tidak mengindahkan instruksi tersebut.

“Apa bila pengusaha terlambat membayar atau tidak membayar THR keagamaan, maka dikenakan saksi administrasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 20 tahun 2016, tentang tata cara pemberian sanksi administrasi sebagaimana yang tertuang didalam PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan,” jelasnya.(tr-03/jul)

Kirim Komentar