25 Mei 2019 08:28

Pria Molompar Akhiri Hidup dengan Seutas Tali

MyPassion
Ilustrasi

MANADOPOSTONLINE.COMKasus gantung diri lagi-lagi terjadi di Kabupaten Mitra. Max Kotangon (51), pria asal Desa Molompar, Kecamatan Tombatu Timur nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali. Belum diketahui penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya.

 

Kapolsek Tombatu Iptu Wensy Saerang mengungkapkan dari keterangan sejumlah saksi  Yesdi Kotangon yang juga anak korban, mayat korban pertama kali ditemukan, Jumat (24/5) jam 7 pagi.

“Saat itu Saksi Yesdi hendak menemui ayahnya. Namun saat mengetuk di kamar ayahnya, sama sekali sudah tak ada balasan. Kemudian saksi mendorong pintu kamar tersebut karena hanya diganjal dengan batang balok kecil. Selanjutnya saksi mendapati korban sudah tergantung dengan seutas tali nilon yang memang sudah tergantung di atas tiang balak," ungkapnya.

Sontak melihat korban sudah tergantung kaku, saksi langsung berteriak, guna mencari pertolongan warga sekitar. "Iya mendengar teriakan anak korban,  sanksi lainnya langsung datang untuk memberi pertolongan. Namun sayang korban memang diperkirakan sudah gantung diri sejak beberapa jam sebelumnya," jelas Saerang.

Meski begitu, menurut Saerang, belum dapat dipastikan apa motif utama sehingga korban nekat mengakhiri hidup. Apalagi dari sejumlha keterangan baik dari anak atau adik korban.

Bahwa korban tak pernah mengeluhkan penyakit ataupun masalah lainnya. "Selama ini korban tidak pernah ada permasalahan dengan keluarga ataupun mengeluhkan sakit. Itu pun berdasarkan keterangan adik korban yakni Yoce Kotangon," jelasnya.

Penyebab meninggalnya korban akibat gantung diri kian diperkuat dengan hasil pemeriksaan medis. Tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Dari Hasil pemeriksaan luar tidak di temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga dinyatakan bahwa korban murni gantung diri. Juga tanda lainnya yakni kemaluan korban mengeluarkan air mani dan lidah menjulur ke luar. Serta di perkirakan korban telah meninggal sekitar enam jam yang lalu," pungkas Saerang.(cw-01/gnr)

Kirim Komentar