24 Mei 2019 10:38
Orang Sakit Harus Menyeberangi Pulau

Minim Perawat Ingin Tugas di Perbatasan Sangihe

MyPassion
Kondisi wilayah perbatasan, Pulau Matutuang, yang tak memiliki tenaga medis.(Sriwani/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Beberapa tahun terakhir, ternyata wilayah perbatasan tidak tersentuh tenaga medis. Seperti halnya di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Pulau Matutuang Kecamatan Kepulauan Marore.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat Pulau Matutuang Herry Sumolang, selama beberapa tahun terakhir tak ada tenaga medis bertugas di Pulau Matutuang. "Terakhir 2017. Sejak itu, tak ada lagi tenaga perawat. Padahal masyarakat berharap tenaga perawat bisa disediakan lagi," katanya.

Lanjut Sumolang, kesulitan yang dihadapi diantaranya, masyarakat sakit akhirnya harus menyeberang lautan. Untuk mendapatkan perawatan di Tahuna. "Karena tak ada perawat, terpaksa masyarakat membawa pasien ke Tahuna. Menggunakan pump boat. Selain memerlukan waktu lama, juga mengeluarkan biaya transportasi besar," jelasnya, sembari berharap pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan harus menyediakan dan menempatkan tenaga medis di Pulau Matutuang. Guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sangihe dr Jopy Thungari MKes menjelaskan, keluhan masyarakat Pulau Matutuang akan jadi perhatian pemerintah. "Kami terus mengupayakan agar tenaga perawat ditempatkan di Pulau Matutuang. Kami pernah menanyakan pada perawat. Namun tak ada yang ingin bertugas di wilayah pulau. Dengan berbagai alasan," kata dia. Dijelaskannya, setelah dicek lagi ada beberapa tenaga perawat memilih mengabdi di wilayah daratan. Meski upah kecil. Bahkan ada perawat bertugas sukarela. Melayani masyarakat di wilayah daratan.

"Padahal saat ini di Pulau Matutuang, kapitalaung bersedia menyediakan upah bagi perawat yang bertugas di pulau dengan anggaran melalui dana desa. Sekitar 3-4 juta setiap bulannya," ungkapnya.

Tambah kadis, dana desa memang bisa dikelola memberikan honor untuk perawat. “Kami berharap ada perawat bersedia bertugas di wilayah Kampung Pulau Matutuang," tandasnya.(wan/gel)

Kirim Komentar