24 Mei 2019 10:53

Masih Minus 1.608 Abdi Negara, Sitaro Berpeluang Rekrut CPNS dan P3K

MyPassion

MANADOPOSTONLINE.COM—Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Sitaro. Pasalnya, di tahun ini, pemerintah daerah kembali berpeluang untuk membuka rekruitmen CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Hal tersebut sesuai dengan keputusan MenPAN-RB Nomor 12 Tahun 2019, Tentang Kebutuhan Aparatur Sipil Negara Tahun Anggaran 2019. Keputusan tersebut, dalam rangka memenuhi kebutuhan ASN secara bertahap guna mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien.

Sekkab Sitaro Herry Bogar MM, ketika dikonfirmasi mengatakan saat ini pemerintah daerah tengah melakukan kajian terkait usulan rekruitmen CPNS dan P3K. "Karena ini harus sesuai dengan kebutuhan. Apalagi dalam edaran tersebut tercantum jelas, khusus untuk pemerintah daerah, usulan kebutuhan ASN Tahun 2019, harus memperhatikan ketersediaan anggaran dalam APBD dengan prinsip Zero Growth. Dalam edaran itu juga dijelaskan, dalam hal penyusunan formasi, alokasi di daerah ASN mendapat porsi 30 persen, sedangkan sisanya untuk P3K," terang Bogar.

Lanjut dia, sesuai surat edaran, masing-masing Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) diminta mengajukan usulan kebutuhan yang telah di input ke dalam aplikasi E-Formasi agar dicetak dan disampaikan secara resmi kepada MenPAN-RB dan Kepala BKN. "Untuk pemasukan paling lambat nanti minggu kedua awal Bulan Juni, sehingga kita terus mengkaji kebutuhan pegawai saat ini," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sitaro Evangelian Sasingen mengatakan, di Tahun 2018, dari total 250 formasi yang diusulkan pemerintah daerah, hanya  199 yang disetujui. "Sedangkan dari hasil seleksi 181 yang lolos sebagai ASN. Sehingga tahun ini, kita berpeluang kembali melakukan rekruitmen. Sebab, total kebutuhan pegawai di Sitaro mencapai 4.056, sedangkan jumlah ASN saat ini 2.451, termasuk 181 ASN baru. Itu berarti kita masih membutuhkan sekira 1.608 pegawai," terangnya

Sasingen menambahkan, peluang rekruitmen memang cukup besar jika mengingat belanja pegawai saat ini memang masih di bawah atau 32,95 persen.  Dengan menelan anggaran sekira Rp. 210 Miliar dari total APBD tahun berjalan. "Pastinya, berapa nanti jatah penerimaan CPNS dan P3K yang disetujui. Kita tetap mengapresiasi sebab kebutuhan pegawai di Sitaro memang cukup tinggi," kuncinya.(drp/jul)

Kirim Komentar