24 Mei 2019 09:22
Belum Dianggarkan di APBD Induk

Desak Bangun Jembatan di Kairagi

MyPassion
Jembatan gantung dari bulu di Lingkungan V, Kelurahan Kairagi Weru, Kecamatan Paal Dua.(Grady/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Jembatan bambu di Kelurahan Kairagi Weru, didesak dibangun dengan yang lebih representatif. Dinilai fasilitas tersebut merusak citra Kota Manado. Yang merupakan ibu kota provinsi.

 

Pengakuan warga setempat, Tobias Suawa, jembatan tersebut sudah berdiri sekira 22 tahun. Sampai sekarang tidak pernah dibangun jembatan permanen oleh pemerintah. “Jumlah penduduk yang tinggal di lingkungan V, Kelurahan Kairagi Weru ini sekitar 100 kepala keluarga (KK). Setiap hari, beraktivitas melewati jembatan bambu tersebut. Baik ke pasar, maupun anak-anak ke sekolah,” ujarnya.

Dia mengakui, sebenarnya lingkungan V ada jalan kendaraan roda empat. Tetapi sudah rusak dan harus memutar jauh. Sementara melewati jembatan ini aksesnya cepat. Karena lebih dekat dengan jalan utama. “Saya berharap Pemkot Manado dapat membangun jembatan permanen, agar aman dilewati warga,” harapnya.

Terpisah, Anggota Komisi DPRD Kota Manado Roy Maramis meminta pemerintah memperhatikan keluhan masyarakat ini. Sebab sudah berapa kali ganti wali kota jembatan tidak pernah diperbaiki. “Kami berharap pemerintah membangun jembatan yang layak. Jangan nanti ada korban jatuh dari jembatan tersebut, baru dilakukan pembangunan. Lebih baik kita mencegah dari pada mengobati,” ujarnya.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado Peter Assa mengatakan, dalam APBD Induk 2019 belum tertata anggaran pembangunan jembatan tersebut. “Tapi kami akan berupaya di perubahan bisa tertata, tapi melihat keuangan daerah terlebih dahulu,” ungkap Assa.

Dia juga mengakui, pada waktu dirinya menjabat Kepala Dinas PUPR tahun lalu sudah pernah membuat disain pembangunan jembatan tersebut.

Dari pantauan Manado Post, jembatan gantung tersebut terbuat dari bambu sudah tua. Tiang jembatan juga dari bambu. Warga harus super hati-hati ketika lewat. Kalau tidak, bisa jatuh ke sungai dengan ketinggian sekira tujuh meter.(ite/gel)

Kirim Komentar