24 Mei 2019 11:29

Dandes Desa Kaneyan Bangun Jembatan dan Akses Perkebunan

MyPassion
Masyarakat Desa Kaneyan, Kecamatan Tareran sedang masuk musim panen padi. Hampir sebagian badan jalan alternatif desa digunakan warga untuk menjemur padi sebelum kemudian digiling menjadi beras.(Rangga/Manado Post)

MANADOPOSTONLINE.COM—Desa Kaneyan, Kecamatan Tareran bulan Mei berjalan, sedang dalam masa panen hasil persawahan yaitu padi. Hal itu terlihat ketika melintasi desa, hampir setengah badan jalan dijemuri padi yang nantinya akan masuk penggilingan.

"Di Desa Kaneyan ini, ada tiga komoditi andalan yaitu Padi, Kelapa dan Cengkeh. Untuk bulan ini, kita memang sedang dalam masa panen untuk hasil persawahan berupa padi," ujar Pejabat Hukum Tua Desa Kaneyan Hany Ratu saat ditemui di kantor desa, Kamis (23/5).

Tiga komoditi tersebut, dikatakan Ratu merupakan mata pencaharian warga desa. Untuk itu pihaknya sebagai pemerintah desa terus berupaya meningkatkan kemauan kerja warga desa dalam mengolah hasil pertanian.

"Salah satu upaya pemerintah desa adalah dengan membuka akses masuk ke area sentra perkebunan desa. Lewat Dana Desa (Dandes) tahap I ini, kita akan membangun jembatan penghubung untuk masuk ke perkebunan warga desa," bebernya.

Dia mengungkapkan, pembangunan jembatan tersebut sudah menjadi prioritas saat dilakukan musyawarah desa. Warga desa mengharapkan adanya pembangunan jembatan untuk akses ke perkebunan.

"Karena sejak lalu, masyarakat kewalahan mengangkut hasil pertanian mereka keluar dari lokasi. Mereka harus menyebrangi sungai dan tentunya biaya angkut hasil itu lebih mahal dari hasil jual di pasaran. Untuk itu dengan Dandes tahap I, minggu depan kita sudah akan mulai pembangunan jembatan untuk warga desa," tukas Ratu.

Pembangunan jembatan itu pun dinilai sangat tepat bagi warga desa. "Kami warga desa memang sangat mengharapkan dibuatkan jembatan ke lokasi perkebunan kami. Karena itu menjadi sentra perkebunan warga desa yang selama ini susah dilewati apalagi ketika mengangkut hasil. Kami tentu senang dengan begini kami bisa menghemat biaya angkut hasil," ungkap Semmy Ombeng warga desa.

Diketahui, anggaran Dandes dan ADD Desa Kaneyan sebesar Rp 1,32 miliar. Sebanyak 865 juta dianggarkan untuk pelaksanaan pembangunan. Sisanya dibagikan untuk pemberdayaan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan desa.(rgm/gnr)

Kirim Komentar